BANYUWANGI, KOMPAS.com – Bakal calon wakil presiden (bacawapres) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin bercerita, duetnya dengan Anies Baswedan merupakan berkah tersendiri.
Dia juga menyinggung soal reshuffle terhadap pasangannya, Anies Baswedan, pada 2016.
“Iya, jadi gara-gara Pak Anies di-reshuffle itu tambah terkenal, tambah jadi favorit,” ungkap Cak Imin saat berkunjung ke Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (28/9/2023).
Baca juga: Kunjungi Ponpes di Banyuwangi, Anies dan Cak Imin Minta Restu Kiai
Menurut Cak Imin, karier politik Anies kian meroket setelah Anies di-reshuffle dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada era pemerintahan Jokowi.
“Justru malah terkenal, setelah di-reshuffle dari menteri malah jadi Gubernur DKI Jakarta,” ujar Cak Imin.
Baca juga: Bawa Anies Ketemu Para Kiai di Jember, Cak Imin: Ini Penting…
Untuk diketahui, bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar berkunjung ke pondok pesantren di Banyuwangi, Jawa Timur.
Kedatangan pasangan yang punya jargon “Amin” tersebut untuk meminta dukungan dan doa restu kepada kiai-kiai sepuh.
Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar, percaya bahwa restu dari ulama sepuh di ujung timur Pulau Jawa sangat manjur dalam pemenangannya menuju 2024.
“Insya Allah dapat membantu pemenangan Amin,” kata Cak Imin.
Pasangan Amin tiba di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi sekitar pukul 10.00 WIB.
Keduanya mengawali kunjungan dengan melakukan ziarah ke makam dan kemudian dilanjutkan menyapa para pendukungnya.
Cak Imin yakin bahwa pada pemilihan presiden 2024 nanti dirinya dan Anies banyak meraup suara di Kabupaten Banyuwangi.
“Iya, kami optimistis dapat meraih suara banyak di Banyuwangi ini,” ungkap Cak Imin.
Baca juga: Anies-Muhaimin Bertemu Rizieq Shihab, PDI-P Tanggapi dengan Senyum
Keyakinan itu dikatakan Cak Imin mengingat Banyuwangi merupakan basis massa Nahdliyin, yang notabene merupakan kelompok hijau.
“Semoga hadirnya kami dapat memompa semangat para pejuang politik ahlussunnah wal jamaah di Banyuwangi,” ujar Cak Imin.