Cegah Corona di Banyuwangi, Polisi-TNI Akan Turun Tangan Tertibkan Kerumunan Orang

0
205

“Kami semua terus mengoptimalkan upaya untuk memahamkan warga. Kami juga akan terus berupaya melakukan pendekatan persuasif kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk bisa mengajak umatnya mengikuti protokol pencegahan yang telah ada,” kata Bupati Anas.

Bupati Anas juga meminta dukungan forpimda agar setiap tempat usaha di Banyuwangi baik skala industri maupun usaha retail daerah bisa menerapkan social distancing dan menyediakan fasilitas cuci tangan atau hand sanitizer. Anas pun meminta pihak yang tidak menyediakan fasilitas tersebut, bisa ditutup usahanya.

“Sudah kami imbau sejak seminggu yang lalu, kali ini kami ingatkan lagi. Bila tidak dilakukan, bukan tidak mungkin kami akan menutup usahanya hingga mereka mau menyediakan fasilitas tersebut. Ini demi keselamatan kita bersama,” kata Bupati Anas.

Langkah ini mendapat dukungan dari Ketua DPRD Banyuwangi. Made meminta pemkab bertindak tegas terhadap tempat usaha yang tidak memenuhi prosedur operasional standar (SOP) untuk mencegah penularan korona.

“Kalau tidak menyediakan hand sanitizer atau sabun cuci tangan untuk pengunjung, harus ditindak tegas. Hal yang sama juga perlu dilakukan pabrik atau perusahaan, harus ada fasilitas sabun untuk cuci tangan untuk karyawan. Pasar modern atau tempat usaha lain yang tidak memenuhi SOP itu bisa ditindak tegas, diberi peringatan keras atau ditutup sementara,” tegasnya.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | ... | Next → | Last

Baca :
Cegah Corona, Warga Banyuwangi Bikin Bilik Disinfektan Sendiri