Cuaca Buruk, Harga Ikan Meroket

0
193

cuacaburuk3MUNCAR – Cuaca yang kurang bersahabat di sekitar perairan Muncar ternyata berpengaruh terhadap harga ikan. Para pedagang ramai-ramai menaikkan harga. Malahan, ada yang naik hingga 100 persen. Harga ikan melambung karena persediaan di pasaran minim. Kota yang dulu dikenal sebagai penghasil ikan terbesar di Indonesia itu akhir-akhir ini merosot karena banyak nelayan tidak melaut. “Sudah dua bulan terakhir cuaca buruk,” cetus Ny. Fadil, salah satu penjual ikan di Pelabuhan Muncar.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Menurut Ny. Fadil, saat ini nelayan yang mencari ikan sangat sedikit. Sehingga, para pedagang kesulitan mendapatkan barang. “Karena ikan sedikit, harga ya dinaikkan,” katanya. Ikan jenis tuna yang biasanya dijual seharga Rp 12 ribu per kilogram, sekarang naik menjadi Rp 24 ribu per kilogram.Ikan penyar yang sebelumnya hanya Rp 18 ribu per kilogram, sekarang menjadi Rp 25 ribu per kilogram. Kepiting yang sebelumnya Rp 35 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 60 ribu per kilogram. 

Sementara itu, ikan banyar yang sebelumnya dijual seharga Rp 28 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 35 ribu per kilogram. Ikan tribang yang sebelumnya hanya Rp27 ribu per kilogram, sekarang naik menjadi Rp 35 ribu per kilogram. “Cumi-cumi kalau ramai harganya Rp 30 ribu per kilogram, sekarang naik menjadi Rp 45 ribu per kilogram,” bebernya. Ikan-ikan itu didapat para penjual dari sejumlah nelayan yang nekat melaut. Meski cuaca buruk, ada beberapa nelayan yang tetap melaut tapi hasilnya sangat terbatas. “Kalau ikan sedang ramai, harganya tidak mahal kayak gini,” ujarnya. (radar)

Loading...

Baca Juga :