Dadang Mengapung di Pantai Tambong

0
538

KABAT – Ini perkembangan terbaru hilangnya Dadang Permana, 14, remaja asal Kampung ujung yang terseret arus Pantai Boom sejak Jumat sore lalu (4/9). Setelah terombang-ambing ombak selama 40 jam, kemarin (6/9) keberadaan Dadang ditemukan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pelajar kelas VIII SMP Negeri 2 Banyuwangi itu di temukan sudah tak bernyawa oleh seorang nelayan pukul 08.00.  Jasad Dadang mengapung di muara sungai Tambong, Kecamaan Kabat dalam kondisi tengkurap. Sekujur tubuhnya sudah rusak karena selama 40 jam terendam air.

Nelayan yang pertama kali menemukan adalah Nur Hariri, 51, seorang nelayan yang sehari-harinya mencari ikan di perahan muara Sungai Tambong, Kecamatan Kabat. Kami menemukan mayat itu sekitar 500 meter dari bibir pantai.

Pagi itu saya sedang mencari ikan tutur Nur Hariri kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Nur terkejut bukan main ketika baru saja menurunkan jangkar. Dia melihat sesuatu yang mencurigakan terapung-terapung dari arah utara.

Karena berpikir sesuatu  tersebut bukan barang penting, Nur melanjutkan mempersiapkan jaring yang akan ditebarnya. Selang berapa lama, pria paruh baya itu merasakan ada sesuatu yang menabrak perahunya. Setelah dlperiksa, rupanya ada tubuh manusia dalam posisi telungkup yang sudah berada persis di lambung perahunya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last