Desak Bentuk Pemantau PSB

0
132

BANYUWANGI – Mendekati pelaksanaan penerimaan siswa baru (PSB) SMPN dan SMAN, anggota Komisi IV DPRD Banyuwangi mendesak kepada Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi segera membentuk tim pemantau. Tim pemantau PSB itu nanti bertugas mengawasi pelanggaran yang sering dilakukan sekolah dalam PSB. “Setiap PSB selalu ada calon wali murid yang mengadukan terkait permainan di sekolah negeri,” cetus anggota Komisi IV DPRD Banyuwangi, H. M. Hidayat, kemarin (13/5).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Menurut legislator yang akrab disapa Dayat itu, PSB perlu pengawasan cukup serius. Dua jalur dalam PSB, yakni jalur online dan mandiri, dianggap tidak bebas dari permainan. “Terutama pada jalur mandiri. Itu rawan permainan,” kata sekretaris Komisi IV DPRD itu. Dengan ada dewan pemantau atau pengawas, terang Dayat, kesempatan masyarakat menikmati pendidikan yang lebih baik akan terjamin.

Bila ada sekolah yang melakukan pelanggaran, bisa diberi sanksi tegas. Dia meminta Dispendik mengatur pagu sesuai daya tampung  sekolah. Sekolah yang minta penambahan pagu hendaknya tidak dilayani. “Kalau sekolah hanya bisa menampung 250 siswa, jangan diberi kesempatan menerima 300 siswa,” ujarnya.(radar)

Loading...