Diduga Rem Blong, Mobil Elf Rombongan Wisatawan Terguling di Jalur Kawah Ijen

0
1152

BANYUWANGI – Sebuah mobil minibus berjenis Elf bernomor polisi W 7512 UN yang mengangkut sebanyak 19 wisatawan dari Gresik mengalami kecelakaan di kawasan sekitar Erek-erek. Minibus rombongan wisatawan yang baru saja turun berwisata di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen tersebut terguling di selokan bahu jalan menurun, Minggu (24/2/2019).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Kecelakaan rombongan wisatawan ini terjadi sekira pukul 13.00 WIB. Mobil Elf yang dikemudikan Andy Prasetyo (32), warga Jalan Harun Tohir 87 Desa Pancikan, Kecamatan Gresik Kota, Gresik, terperosok di tikungan Sengkan Saleh, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi.

“Pada saat itu kendaraan diduga tak terkendali. Kendaraan meluncur dengan cepat dan langsung terperosok di selokan ini,” ujar Kapolsek Licin AKP Heri Purnomo di lokasi kejadian.

Kapolsek Heri mengatakan, berdasarkan saksi mata, kendaraan Elf itu melaju kencang lantaran diduga mengalami rem blong. Kemudian mobil Elf itu sempat terguling sebelum terperosok di selokan di bahu jalan.

“TKP masuk turunan dan tikungan Sengkan Saleh (erek erek). Diduga mobil ELF mengalami rem blong, dan terguling sehingga menyebabkan kaca mobil pecah serta mengenai para penumpang,” jelasnya.

Para penumpang kemudian sebagian di bawa ke Puskesmas Licin. Sisanya, 9 orang dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi.

“Yang agak parah kita bawa ke Rumah sakit pemerintah. Sementara yang luka ringan kita bawa ke Puskesmas Licin,” tambahnya.

Kapolsek mengatakan dari 19 korban tersebut, seorang diantaranya merupakan warga kewarganegaraan Filipina, yakni Castro.

“Satu warga Filipina mengalami luka robek di kepala. Saat ini ditangani intensif di RSUD Blambangan,” ujarnya.

Castro merupakan salah satu pegawai di PT Lotte Engineerin and Contruction, Grati, Pasuruan, yang ikut dalam rombongan wisatawan asal Gresik tersebut.

Baca :
Nasib Naas, Truk Oleng Sebabkan Satu Pemotor Meninggal Dunia Ditempat di Wilayah Glenmore

AKP Heri menambahkan, selain Castro, salah satu korban atasnama Dewi mengalami luka parah di paru-paru. Luka ini diduga karena benturan keras saat terjadi kecelakaan.

“Dewi mengalami luka dalam. Sempat dengar kata dokter harus di operasi karena paru-paru kemasukan darah. Sementara 7 korban lainnya mengalami luka bocor di kepala dan lecet-lecet,” tambahnya.

Berikut nama-nama korban kecelakaan Minubus Elf W 7512 UN:

Korban luka ringan dirawat di Puskesmas Licin

  1. Wahyu
  2. Angga
  3. Andre
  4. Mei
  5. Nurul
  6. Fadia
  7. Rizki
  8. Harianto
  9. Kasan
  10. Andy (sopir)

Korban luka Parah dirawat di RSUD Blambangan

  1. Castro ( WN Filipina)
  2. Agus
  3. Ijal
  4. Nuvi
  5. Gina
  6. Nurma
  7. Indri
  8. Rizal
  9. Dewi