Dispenda Copot Spanduk Dispora

  • Bagikan

GENTENG – Petugas Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Banyuwangi mencopot puluhan spanduk sponsor Liga Pendidikan Indonesia (LPI) di Lapangan Maron, Kecamatan Genteng Sabtu lalu (10/3). Alasannya, pihak panitia maupun Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) belum memenuhi kewajibannya terkait pemasangan spanduk dan umbul-umbul sponsor tersebut.

Panitia maupun Dispora Banyuwangi masih belum memberikan kontribusi kepada Dispenda. “Karena kewajibannya belum dilakukan, ya sudah, kita turunkan semua,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispenda Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo Wicaksono kemarinApakah sebelumnya sudah diingatkan? Suyanto merasa tidak perlu mengingatkan hal itu. Sebab berdasarkan pengalaman sebelumnya, banyak penyelenggara event ketika diingatkan ternyata kegiatan sudah selesai. “Begitu kita tahu ada pemasangan umbul-umbul sponsor yang belum memenuhi kewajibannya kemarin, ya sudah kita turunkan,” tandas Suyanto.

Yayan menyebutkan, umbul-umbul sponsor yang diturunkan oleh petugas tersebut sekitar 30 buah. Kalau diuangkan, kontribusi umbul-umbul dan spanduk itu sekitar Rp 1,5 juta dalam sepekan. Sebab satu umbul-umbul berukuran lima meter persegi dikenai retribusi Rp 50 ribu per pekan. Sehingga dalam waktu sepekan, Dispora mestinya membayar Rp 1,5 juta untuk 30 umbul-umbul yang terpasang.

Apakah tidak bisa minta keringanan? Menurut Suyanto, keringanan tersebut bisa dilakukan. “Tapi harus minta keringanan ke Bupati,” tuturnya. Dia menyebutkan, pihaknya sudah mendapat informasi, bahwa pihak Dispora Banyuwangi akan menyelesaikan administrasi ke Dispenda harus ini. “Kalau memang sudah diselesaikan, ya kita beri stempel dan umbul-umbulnya kita serahkan lagi,” tandasnya.

Sementara itu, langkah Dispenda mencopoti semua umbul-umbul dan spanduk di laga LPI tersebut membuat Kabid Olahraga pada Dispora Banyuwangi, Sujoko mencak-mencak. Menurut Sujoko, apa yang dilakukan oleh Dispenda  adalah bentuk arogansi. “Mestinya kan ada pemberitahuan dulu ke kami atau bagaimana. Jangan langsung diturunkan begitu saja,” ujarnya.

Baca :
Penemuan Mayat Tertutup Dedaunan Kering, Ditemukan oleh Pekerja di Perkebunan Kalirejo Glenmore

Menurut Sujoko, kegiatan LPI bukan bersifat komersial, namun untuk memajukan olahraga di kalangan pendidik. “Kecuali ini untuk komersial, urusannya memang lain,” tandasnya. Meski demikian, Sujoko mengaku memiliki iktikad baik untuk menyelesaikan hal tersebut. Pihaknya akan menyelesaikan masalah umbul-umbul ke Dispenda hari ini. “Besok (hari ini, Red) kita akan ke Dispenda menyelesaikan masalah ini, dan kita minta panitia di Genteng tetap bersabar. Jangan terprovokasi oleh apa pun,” pesannya. (radar)

Kata kunci yang digunakan :

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: