Ditemukan Jajanan Pakai Pengawet

0
992


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GENTENG – Ini peringatan bagi para wali murid untuk lebih mengawasi anaknya bila jajanan di sekolah. Sebab, Puskesmas Genteng Kulon menemukan di antara jajanan yang banyak di sekolah itu menggunakan bahan pengawet.
Kepala Puskesmas Genteng Kulon,  Kecamatan Genteng, dr. Yos Hermawan, mengatakan keberadaan jajanan harus disikapi secara serius.

Sebab, banyak pembuat jajanan yang memasukkan bahan-bahan yang tidak sesuai ketentuan demi meraup keuntungan. Dari hasil penelitian yang dilakukan, pedagang sengaja mencampurkan boraks atau bleng ke makanan. Secara langsung, efek bahan  tersebut memang tidak terasa.

Tapi, karena sifatnya yang tidak bisa diurai di dalam tubuh dengan takaran tertentu, maka bahan tersebut bisa mempengaruhi kesehatan liver dan ginjal. “Boraks tidak bisa diekstraksi, itu bisa menyerang liver dan ginjal,” jelasnya.

Loading...

Jika makanan mengandung boraks dan dikonsumsi anak-anak sejak kecil, terang dia, maka tidak menutup kemungkinan reaksi buruk dari  bahan ter sebut baru teras saat anak menginjak dewasa atau masaproduktif. “ Bisa terakumulasi di  dalam tubuh,” jelasnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last