Ditinggal Ngopi, Rp 70 Juta Amblas

0
137
DIKEPRUK: Kaca mobil Achman Sahna rusak setelah dipecah perampok.

Perampokan Nasabah Bank di Depan Irama


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Jelang Ramadan, tensi kejahatan di Banyuwangi mulai naik. Penjahat pun tidak pandang bulu dalam mencari mangsa. Oleh sebab itu, Masyarakat diminta lebih waspada. Seperti yang terjadi di depan eks gedung bioskop Irama di Jalan Nusantara, Kelurahan Kampung Mandar, kemarin.

Perampok berhasil membawa kabur uang tunai Rp 70 juta setelah memecah kaca mobil nasabah BCA. Jumlah perampok diperkirakan enam orang dan mengendarai tiga motor. Korban perampokan tersebut adalah Achman Sahna, 71, warga Dusun Krajan, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro. “Uang itu saya taruh di jok de- pan dan saya masukkan dalam tas kresek warna hitam,” kata Achman Sahna usai kejadian.

Perampokan itu terjadi pukul 15.00. Awalnya, korban menjual salah satu mobilnya ke salah satu koperasi di Banyuwangi. Dalam transaksi jual- beli mobil itu, pengurus koperasi membayar bayar menggunakan cek. Cek itu langsung dicairkan di kantor BCA Jalan PB. Sudirman, Banyuwangi. “Saya baru dari BCA untuk mengambil uang itu,” ujarnya.

Selanjutnya, korban menunggang mobil Toyota Innova bernopol P 828 VB menuju warung langganannya di depan eks gedung bioskop Irama, di Jalan Nusantara. “Saya sudah langganan kopi di warung itu,” ungkapnya saat ditemui wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi di Mapolsek Blambangan kemarin sore. Saat asyik minum kopi, korban mendengar suara orang memecah kaca mobilnya.

Saat dirinya berdiri, ada tiga orang di sekitar mobilnya dan langsung kabur ke arah barat. “Pelakunya tiga orang, naik dua motor,” cetusnya. Melihat ada gelagat yang kurang baik, korban segera berlari ke mobilnya. Ternyata, kaca mobil bagian kiri sudah pecah. Uang senilai Rp 70 juta yang ditaruh di jok depan raib. “Uang itu akan saya gunakan membeli sapi,” akunya. Kapolsek Blambangan, AKP Ary Murtini, melalui Kanitreskrim Iptu Edy Purwanto mengaku masih melacak para pelaku. “Keterangan sejumlah sak- si, pelaku diduga enam orang dan naik tiga motor,” katanya. (radar)

Loading...