Ditunggu Sampai Selasa Besok

0
170

Bayi yang Ditinggal Kabur Orang Tuanya


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah Banyuwangi masih akan menunggu kedatangan Aditya, 29, dan Arini Mayasari, 23, orang tua bayi yang kabur Selasa (23/4) lalu. Pihak rumah sakit berharap, bayi berkelamin perempuan itu diasuh orang tua kandungnya. Meski sudah banyak yang ingin mengadopsi bayi tersebut, tapi pihak rumah sakit belum berani mengizinkan. “Kita tidak berani menyerahkan kepada siapa pun, karena ini (bayi) bukan persoalan ringan,” cetus Humas RSI Fatimah Banyuwangi, Ainur Rofi q, kemarin (27/4).

Menurut Rofiq, bayi yang terlahir dengan cara caesar itu masih menjalani perawatan khusus di rumah sakit tersebut. Sejumlah petugas medis terus memantau perkembangannya. “Bayinya normal dan kondisinya semakin membaik,” katanya. Rofi q menyebut, setelah orang tuanya kabur dan tidak meninggalkan pesan apa pun, biaya perawatan bayi akan ditanggung pihak rumah sakit. “RSI Fatimah punya misi sosial, dan ini bentuk tanggung jawab kami,” katanya.

Loading...

 Hanya saja, lanjut dia, karena kondisi bayi tersebut semakin membaik, maka perawatan yang dilakukan RSI Fatimah sambil menunggu orang tua bayi datang akan dibatasi. “Kita akan menunggu sampai Selasa (30/4) mendatang,” cetusnya. Bila sampai batas waktu yang ditetapkan itu orang tua bayi tetap belum datang, masih kata dia, maka pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Banyuwangi. “Dalam koordinasi itu akan kita bicarakan nasib bayi selanjutnya bagaimana,” sebutnya.

Mengenai warga yang ingin mengadopsi, Rofiq menyampaikan akan menyerahkan sepenuhnya kepada Dinsosnakertrans Hanya, pihaknya tidak akan mudah melepas bayi tersebut. “Rencananya, bayi itu akan kita tempatkan di Panti Asuhan Budi Mulya dan tetap dipantau pihak rumah sakit,” katanya. Sementara itu, Kepala Din sosnakertrans Banyuwangi, Syaiful Alam Sudrajat mengatakan, pihaknya akan membantu penuh pihak RSI Fatimah Banyuwangi. “Pada prinsipnya, kita siap me nerima pelimpahan bayi tersebut,” ujarnya.

Alam mengaku belum tahu langsung kondisi bayi yang di tinggal kabur di RSI Fatimah oleh orang tuanya itu. Dirinya akan segera mengunjungi anak malang tersebut. “Nanti sore (kemarin sore, Red) saya akan ke RSI Fatimah,” sebutnya. Alam sependapat dengan pihak rumah sakit yang berhatihati bila harus menyerahkan bayi itu kepada warga yang akan me ngadopsi. Pihaknya akan menyeleksi warga yang sudah mengajukan diri mengasuhnya itu. “Ti dak boleh sembarangan me nye rah kan bayi,” katanya. (radar)

Loading...