Dua Pasang Anjal Asal Probolinggo Diciduk Tim Sigap Satpol PP Banyuwangi

0
141


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Dua pasang anak jalanan diciduk Tim Sigap Satpol PP Kabupaten Banyuwangi. Kedua pasangan anjal asal Kota Probolinggo tersebut diamankan dari kolong jembatan Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Banyuwangi, pada Rabu (25/4/18) sekitar pukul 08.00 WIB

Sebenarnya ada 6 anjal di jembatan Sukowidi tersebut. Namun dua anjal lainnya berhasil kabur melarikan diri begitu tahu tim sigap hendak bergerak.

Kempat anjal tersebut adaalah TR (17) warga JL Lamsia, Kelurahan/Kecamatan Dringu; AP (16) warga Jl KH Hasan Genggong, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran; DF (14) warga Jl Lumajang, Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih; dan ARP (12) warga Jl Patung, Desa Galde Wetan, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Kasat Pol PP Banyuwangi Ir H Edy Supriyono MSi melalui Kabid Penegakan Perda Joko Sugeng Raharjo SH MHum mengatakan, kedua pasangan anjal itu berhasil diciduk anggotanya saat berpatroli rutin di wilayah jembatan Sukowidi.

“Kedua anjal ini melanggar Perda Nomor 11 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum. Karena mereka berasal dari luar kota, Probolinggo, maka akan kita kirim ke Dinas Sosial Banyuwangi untuk dikirim pulang ke Probolinggo,” terangnya.

Dari kedua pasangan anjal tersebut, tiga anak masih berstatus pelajar SLTP kecuali Adi Putra yang mengaku sudah lulus SMP namun tidak melanjutkan sekolah lagi karena memang ingin bebas.

“Saya memang sudah tidak ingin melanjutkan sejak lulus SMP Pak,” ucap Adi. Sementara ARP, cewek anjal termuda berusia 12 tahun mengaku hanya ikut ikutan saja. “Saya kelas 7 SMP. Mumpung lagi libur Pak, kelas 9 sedang UNBK,” lontar gadis cilik ini.

Setelah kedua pasangan anjal tersebut mendapat pembinaan, mandi, makan, bahkan yang cowok dirapikan rambutnya, langsung dikirim ke dinas sosial Banyuwangi.

“Tugas untuk pengembalian kedua anjal ke Kota Probolinggo ini bagiannya dinas sosial, Mas,” tandas Joko Sugeng.

Loading...

Baca Juga :