Dua Pengunjung Pulau Merah Terseret Arus

0
141

duapengujngaAbaikan Imbauan Tim Lifeguard Pulau Merah


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

PESANGGARAN – Membeludaknya jumlah pengunjung Pulau Merah nyaris menelan korban jiwa. Beberapa pengunjung terseret ganasnya ombak Pulau Merah. Beruntung, nyawa pengunjung tersebut bisa diselamatkan oleh tim lifeguard. Bukan hanya terseret ombak, sejumlah pengunjung juga kena bulu babi karena mengabaikan imbauan panitia agar tidak mendekati bukit yang jauh dari bibir pantai.

Seorang pengunjung bernama Pungki, 14, siswi SMPN 1 Muncar, kakinya mengalami luka saat bermain di area karang di sisi bukit merah. “Tahu kalau bulu babi berbahaya, tapi saya tak sempat lihat,” ujar Pungki saat dirawat oleh petugas medis di posko kesehatan tak jauh dari pantai. Pengunjung yang kena sengatan bulu babi adalah Irwan, 13, siswa MTs Al Islamiyah, Kecamatan Songgon. Dia mengalami luka di kaki akibat bulu babi. Dirinya sempat shock saat terkena bulu babi. “Nggak tahu Mas, ya tadi terkena saat bermain,” ujarnya. 

Tidak berselang lama, sirine mobil BPBD berwarna orange kembali meraung-raung. Dua pengunjung sempat terseret arus pantai Pulau Merah. Mereka adalah Khomsiyah, 15 dan Azizah, 15, keduanya adalah siswi MTs Assurrur Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember. Maemunah, salah seorang temannya menuturkan, Khomsiyah dan Azizah terseret arus saat sedang bermain. “Mereka terseret ombak,” ujarnya. Dokter Beni, salah satu petugas yang menangani korban menyatakan, kondisi mereka tergolong biasa. Tidak sampai akut. “Kondisinya mendingan,’’ ungkapnya. (sli/aif)

Loading...