Dulu Angker, “Terowongan Mrawan” Kini Jadi Lokasi Favorit Selfie

0
4665


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

TEROWONGAN Mrawan ini dibangun sejak zaman kolonial Belanda. Mulai dibangun pada tahun 1901-1902 dan akhirnya selesai pada tahun 1910. Pelaksana pembangunan terowongan itu adalah perusahaan kereta api Hindia Belanda. Dan tentu saja, mereka  memaksa para pekerja Indonesia dengan penuh tekanan untuk membangun terowongan itu.

Bukan mustahil, bangunan itu memakan banyak korban dari kalangan pekerja. Tak heran, jika banyak cerita menyeramkan yang mewarnai perkembangan terowongan sepanjang 690 meter di ketinggian 400 meter dari permukaan  air laut tersebut.

Namun, kisah seram itu sudah jadi cerita lama. Letak Terowongan Mrawan ini tidak  jauh dari kawasan wisata Gumitir. Banyak fasilitas wisata yang membuat kawasan itu kian ramai. Tak pelak, terowongan kereta api  itu pun jadi salah satu jujugan warga.

Salah satu warga Kampung Sidomulyo di dekat terowongan itu, Mukhlis, 47, mengatakan, banyak cerita tentang sejarah terowongan itu  yang dituturkan orang-orang tua di kampungnya.  Salah satu ceritanya, bagian terowongan yang  dibangun lebih dahulu adalah tembok sebelah  kiri dan kanan pada tahun 1901-1902.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last

Baca :
Satu dari Tiga ABG yang Hilang Terseret Arus Pantai Trianggulasi Ditemukan Tewas