Empat Orang Peserta ternyata Sudah Dewasa

0
1823

empatorangTidak mudah melaksanakan khitanan masal 3.300 orang. Panitia harus benar-benar memutar otak agar kegiatan itu sukses. Mereka pun kerja keras mengumpulkan peserta, tenaga medis, transportasi, dan kebutuhan logistik.Menyunat ratusan orang saja sibuknya setengah mati, apalagi harus mengkhitan ribuan orang. Itulah yang dirasakan panitia khitanan ma sal Pemkab Situbondo dengan pe serta sebanyak 3.300 bocah di satu tempat.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Perjuangan panitia yang terdiri atas berbagai unsur di lingkungan Pemkab Situbondo itu dimulai dengan me ngumpulkan peserta khitanan masal. Peserta minimal 2.860 orang. Itu untuk melampaui rekor khitanan masal sebelumnya, yakni menyunat 2.600 orang. Tidak semudah membalikkan te la pak tangan mencari 2.860 bocah yang akan disunat. Apalagi, panitia ha nya memiliki waktu sebulan. “Ya ak hirnya kita harus all out mencari hingga ke tingkat RT, termasuk me libatkan kepala desa dan sekolah da sar (SD),” ujar Kabag Humas Pem kab Situbondo, Sugeng Yuwono, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin (30/3).

Pada pengumpulan tahap pertama, jumlah peserta yang terkumpul hanya 2.800 orang. Tim pencari peserta kembali melakukan pencarian hingga terkumpul 3.300 orang. Yang me narik, di antara mereka itu ada pe serta yang usianya sudah dewasa. “Satu orang muallaf. Yang tiga orang lagi sebenarnya sudah dikhitan, tapi tidak sempurna sehingga harus dikhitan lagi. Saat dikhitan, mereka di tempatkan di ruang khusus dan men dapat tenaga khusus, karena me mang memerlukan penanganan khusus,” jelas Sugeng Koordinator petugas medis dalam khi tanan masal pecahkan rekor MURI, Imam Hi dayat, juga mengungkapkan hal yang sama.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2