Forjasi Minta Evaluasi Biaya Proyek Konstruksi

0
425

Antisipasi Rencana Kenaikan BBM


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

KABAT – Rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) mulai diwaspadai kalangan kontraktor di Banyuwangi. Sebab, kenaikan BBM i tu bisa “memukul”
pengusaha jasa konstruksi. Pemerintah disarankan menghitung ulang harga satuan barang, sehingga pengusaha tidak rugi.

Soepono, ketua Forum Jasa Konstruksi Seluruh Indonesia (Forjasi), mengakui dampak kenaikan BBM akan berpengaruh terhadap pengusaha jasa konstruksi. Harapan pengusaha, kata dia, pemerintah menghitung ulang volume proyek. “Selanjutnya, pemerintah mengevaluasi ulang harga satuan barang agar ada penyesuaian pada rencana program pembangunan pemerintah,” harapnya usai rapat bersama puluhan pengurus asosiasi pengusaha jasa konstruksi di Resto Kedayunan, Kecamatan Kabat, kemarin sore (21/3).

Loading...

Sementara itu, Dewan Pembina Forjasi, Didik Nur Hadi Saleh dan Isnaini, mengusulkan agar pemerintah menunda peluncuran proyek APBD 2012. Menunggu setelah harga BBM diumumkan oleh pemerintah pusat saja. “Sebaiknya proyek diluncurkan setelah ada pengumuman kenaikan harga BBM,” harap Didik.

Kemarin, rapat Forjasi diikuti sejumlah pengurus asosiasi jasa konstruksi, di antaranya Gapensi, Aspekindo, Akindo, Gakindo, Aksi, Asksinas, Gabpeknas, Apeknas, Aksarindo, dan Askumnas. Dalam rapat tersebut, Soepono menegaskan bahwa Forjasi tidak berkepentingan melakukan ploting paket proyek. Forum itu hanya bertujuan menjadi wadah agar bisa membantu masalah para kontraktor. “Kami siap mendukung program pembangunan Bupati Abdullah Azwar Anas,” tegasnya. (radar)

Lanjutkan Membaca : 1 | 2