Garuda Regency Sokong Tradisi Puter Kayun

  • Bagikan

GIRI – Tradisi Puter Kayun yang dilakukan masyarakat Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, berlangsung cukup semarak Sabtu (17/8) lalu. Sedikitnya 24 dokar dikerahkan untuk mengangkut warga setempat menuju kawasan Pantai Watudodol, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Hebatnya, pelestarian tradisi yang kini sudah masuk agenda pariwisata Bumi Blambangan itu dilaksanakan masyarakat sekitar secara swadaya, tanpa bantuan dana dari pemerintah.

Pelaksanaan tradisi Puter Kayun tahun ini disupport penuh Perumahan Garuda Regency. Ya, perumahan yang berlokasi di Kelurahan Giri itu menjadi sponsor utama tradisi yang sudah berlangsung dari generasi ke generasi tersebut. Owner Perumahan Garuda Regency, Nur Hidayat mengatakan, alasan yang mendasari pihaknya bersedia menjadi sponsor tunggal Puter Kayun adalah agar keberadaan Garuda Regency memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Kami juga ingin berperan aktif melestarikan tradisi masyarakat di sekeliling kami,” ujarnya. Sementara itu, sokongan yang diberikan pihak Garuda Regency terhadap pelaksanaan Puter Kayun itu tampaknya sejalan dengan keinginan pemerintah agar upaya pelestarian budaya tidak hanya bergantung bantuan dana dari pemerintah. “Saya sangat mengapresiasi tradisi Puter Kayun ini. Dengan cara swadaya, masyarakat bisa melestarikan tradisi leluhurnya,” ujar Bupati Abdullah Azwar Anas dalam sambutannya sebelum memberangkatkan rombongan peserta Puter Kayun dari gerbang Perumahan Garuda Regency tersebut.

Setelah memberikan sambutan, Anas didaulat melakukan pecah kendi sebagai simbol pemberangkatan rombongan Puter Kayun. Upacara pecah kendi itu dilakukan tepat di pintu gerbang Perumahan Garuda Regency yang proyek pembangunannya didukung Bank BTN Cabang Jember tersebut.(radar)

Kata kunci yang digunakan :

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: