Hadang Penanaman Kabel, Warga Nekat Masuk Galian

0
319


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

PESANGGARAN-Kondisi sekitar lokasi penambangan emas PT BSI di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran semakin memanas. Warga yang menolak penanaman kabel PLN, semakin nekat kemarin (9/3). Pemicunya kegiatan penggalian dan penanaman kabel  yang sebelumnya disepakati  untuk dihentikan sementara, ternyata masih diteruskan kemarin.

Dan itu, memancing  reaksi keras dari warga yang selama ini menolak penanaman kabel tersebut. Puluhan warga, nekat terjun ke galian yang akan dibuat untuk menanam kabel. “Kami hanya ingin penanaman kabel dihentikan,” cetus salah  satu tokoh warga, Budi Pego.

Budi menyebut, warga yang melakukan aksi dengan terjun ke dalam galian itu akan di lanjutkan. Aksi akan berlanjut hingga mendapat kepastian dan jaminan keselamatan terkait kabel  yang ditanam. “Warga sampai  malam ini (tadi malam) masih tetap di lubang galian, ini dilakukan supaya kabel jangan  sampai tertanam sebelum ada kesepakatan,” jelasnya.

Selain itu, terang dia, warga juga meminta adanya kesepakatan tertulis terkait keamanan kabel PLN yang ditanam tersebut.  “Kita menuntut surat jaminan keselamatan warga jika nanti ada kecelakaan yang di sebabkan aliran listrik PLN ke BSI,”  ucapnya.

Warga berkumpul di sekitar  lokasi penanaman kabel, itu sejak pagi. Mereka bergerombol di sekitar galian dan mesin berat yang ada di pinggir jalan. Kemarahan warga mulai terlihat saat mesin berat itu terus  menggali.  Sekitar pukul 16.00, warga sudah mulai tidak sabar setelah melihat ada kabel yang akan  ditanam.

Puluhan warga yang  sebagian besar perempuan,  langsung nekat turun ke galian untuk menghadang kabel tidak  diturunkan. “Kita akan ada di  galian sampai ada kepastian keamanan,” cetus Budi. (radar)

Loading...

Baca Juga :