Beranda Hukum Pelapor Cabut Laporan, 13 Blandong Kayu Jati Dilepas

Pelapor Cabut Laporan, 13 Blandong Kayu Jati Dilepas

0
1231
Belasan sepeda motor milik pencuri kayu ini sempat diamankan di Polsek Pesanggaran. Kendaraan roda dua ini dipakai untuk mengangkut kayu jati.

BANYUWANGI –  Proses hukum bagi 13 pencuri kayu jati di kawasan hutan Sumberagung, Kecamatan  Pesanggaran berhenti di kepolisian. Penyidik Reskrim Polres Banyuwangi tidak bisa melanjutkan perkara ini karena dari pihak PT Bumi Sukses Indo (BSI) mencabut perkara tersebut.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Sodik Efendi mengakui kalau perkara pencurian kayu tersebut tidak bisa dilanjutkan. Penyidik pun hanya bisa pasrah. Alasannya, dari pihak pelapor – dalam hal ini PT BSI-  mencabut laporan  tersebut. ”PT BSI mencabut laporannya karena lokasi pencurian berada di dalam areal PT BSI,” ungkapnya.

Loading...

Saat ditanya lebih jelas mengenai data siapa saja nama warga yang terlibat dalam pencurian kayu tersebut, Sodik enggan mengungkapkan secara gamblang. Wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi juga belum menemukan di mana barang bukti kayu tersebut diamankan di Mapolres Banyuwangi.

Sementara itu, Waka Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan, Heva Tulus Hidayat mengatakan, jika kawasan pencurian kayu tersebut tidak berada di dalam kawasan hutan, tapi berada di kawasan PT BSI.  ”Pencurian kayu ini tidak ada kaitannya dengan Perhutani,” ujar Heva saat mendatangi ruangan Kasatreskrim bersama Pembina Perhutani KPH Banyuwangi Selatan  Kompol Heru Kuswoto, kemarin.

Diberitakan sebelumnya, Brimob dan security PT BSI mengamankan iring-iringan warga yang membawa pulang kayu yang diduga hasil curian, Sabtu siang (21/10). Melihat iring-iringan warga mengangkut kayu pakai sepeda motor, Brimob dan security tambang emas langsung menghentikan.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Loading...

error: Uppss.......!