Harga Pakan Naik, Peternak Ayam Merugi

0
525
Muhamad Yasin memberi makan ayam potong miliknya di Dusun Balokan, Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari.

TEGALSARI – Naiknya harga pakan ayam dalam sebulan terakhir ini membuat peternak di Dusun Balokan, Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, terancam gulung tikar. Pasalnya, kenaikan harga pakan yang mencapai 30 persen tersebut membuat peternak terus merugi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Para peternak mereka terpukul dengan naiknya harga pakan yang tinggi itu. Apalagi, saat ini harga ayam menurun akibat lesunya pasar. Peternak berharap pemerintah dapat turun tangan membantu mengatasi masalah pakan. Tingkat ketergantungan peternak terhadap pakan produksi pabrik, itu sangat tinggi.

Loading...

Salah satu peternak ayam, Muhamad Yasin, 45, warga Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari, mengaku telah merugi puluhan juta. Itu semua karena harga pakan ternak yang tinggi. “Harga pakan hasil produksi pabrik dan lokal naik terus,” katanya.

Muhamad menyebut, pakan ternak ayam lokal seperti jagung, kini harganya juga ikut naik. Malahan, campuran pakan seperti bekatul dan tepung ikan juga naik. “Petani yang menanam jagung, juga banyak yang gagal panen,” terangnya.

Harga pakan ternak yang tinggi itu, membuat para peternak harus berpikir lebih keras lagi agar usahanya itu tidak gulung tikar. “Ini sangat berat sekali, harga pakan dan campuran pada naik semua,” ungkapnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
Jelang Natal, Bupati Banyuwangi: Pemda Ndherek Mangayubagyo