Hujan Deras, Kalipait Terendam Banjir

0
275


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

TEGALDLIMO – Hujan deras yang mengguyur Banyuwangi selatan pada Sabtu malam (11/2), juga menyebabkan Desa Kalipahit, Kecamatan Tegaldlimo; Dusun Gumukrejo, Desa/Kecamatan Purwoharjo, dan Dusun Trembelang, Desa/Kecamatan Cluring membuat rumah  milik warga terendam.

Banjir itu membuat puluhan rumah warga terendam air  setinggi betis orang dewasa. Warga berjuang keras dengan memasang kayu dan batang pohon pisang di depan pintu agar air tidak masuk ke rumah. “Banjir karena saluran air terlalu kecil,” cetus Kepala Desa Cluring, Sunarto.

Menurut Sunarto, di jembatan Dusun Trembelang yang membentang di jalan utama jurusan Banyuwangi-Jember, itu sudah langganan banjir. Setiap turun hujan deras, air meluap ke daratan dan masuk ke perumahan warga. “Air masuk ke rumah warga,” katanya.

Sedang banjir yang terjadi di Desa Kalipahit, itu setelah turun hujan deras mulai pukul 16.00 pada Sabtu (11/2).  Air mulai masuk ke perumahan sekitar pukul 19.30. “Air masuk ke rumah setelah salat isya,” cetus Keno, 55, warga Desa Kalipahit.

Menurut Keno, banjir yang terjadi di kampungnya itu  karena hujan yang turun dengan deras hingga sungai tidak mampu menampung debit air yang tinggi. “Kita berupaya menahan air agar tidak masuk ke rumah, tapi  tidak bisa,” cetusnya.

Banjir akibat hujan deras juga melanda Dusun Gumukrejo,  RT 2, RW 4, Desa/Kecamatan Purwoharjo. Di tempat ini, ketinggian air sekitar 30 centimeter. Banjir menutupi seluruh ruas jalan dan menggenangi rumah penduduk yang berada di dataran rendah.

“Tidak ada korban jiwa, hanya ternak kambing dipindahkan ke tempat yang aman,” ujar Anas, 27, pemuda setempat.(radar)

Loading...

Baca Juga :