Imunisasi CA Cervix Cegah Kanker

0
348
BAHAS REPRODUKSI: Peserta seminar foto bersama Direktur RS NU Banyuwangi usai acara seminar yang digelar Kamis (20/12) lalu.
BAHAS REPRODUKSI: Peserta seminar foto bersama Direktur RS NUBanyuwangi usai acara seminar yang digelar Kamis (20/12) lalu.
BAHAS REPRODUKSI: Peserta seminar foto bersama Direktur RS NU
Banyuwangi usai acara seminar yang digelar Kamis (20/12) lalu.

ROGOJAMPI – Sebagai salah satu rumah sakit yang berbasis keagamaan dan membaktikan diri untuk masyarakat, Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RS NU) yang berlokasi di Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi tersebut ikut memeriahkan agenda peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-241.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

RS NU juga mengisi rangkaian persiapan Konferensi Cabang Nadhlatul Ulama dengan melaksanakan seminar sehari dengan tema “Reproduksi Wanita“ yang diselenggarakan Kamis (20/12) lalu di Aula RS NU Banyuwangi. Dalam kegiatan yang dihadiri sebanyak 50 bidan sebagai dari berbagai daerah di Banyuwangi itu, menghadirkan nara sumber dr. Taufi q Hidayat, Sp.And, M.Kes dan dr. Suyanto, Sp.OG.

Loading...

Di hadapan para peserta, dokter Taufi q yang tak lain dokter spesialis andrologi itu lebih banyak menyinggung infertilitas pada pria. Karena memang banyak pasangan yang datang ke rumah sakit dengan keluhan belum memiliki keturunan. Namun seringkali yang melakukan pemeriksaan hanya istrinya saja. Padahal, pria juga berisiko mengalami infertilitas.

Untuk itu, pasangan yang sudah lama menikah tetapi belum diberikan keturunan, lebih baik segera melakukan konsultasi dan melakukan pemeriksaan. Baik istri maupun suaminya,” kata dokter Taufi q, seraya menambahkan, di RS NU Banyuwangi, suami juga bisa memeriksakan kondisi spermanya. Lebih lanjut, dokter Taufiq mengingatkan, bagi pria yang punya riwayat penyakit parotitis (gondok), juga beresiko mengalamai infertilitas.

Sedangkan dokter Suyanto, Sp.OG lebih banyak menjelaskan pentingnya wanita menjaga kesehatan reproduksinya. Karena wanita lebih berisiko terhadap beberapa penyakit. Salah satunya adalah kanker servik. “Maka, bagi wanita yang sudah berkeluarga harus bisa menjaga kesehatan organ reproduksinya,” katanya. Menurut dokter Suyanto, lebih baik melakukan pencegahan dari pada mengobati. Salah satu caranya, imbuhnya, bagi perempuan yang belum menikah ataupun yang sudah menikah, bisa melakukan imunisasi CA Cervix.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2