Ithuk-Ithukan, Cara Warga Mensyukuri Alam

0
1103
Ritual ithuk-ithukan di Dusun Rejosari, Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

GLAGAH – Ritual ithuk-ithukan di Dusun Rejosari, Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, berlangsung meriah kemarin (5/8). Tradisi ini selalu diadakan warga setempat setiap tangal 12 Dulkaidah kalender Jawa.

Kegiatan ini ditandai dengan kegiatan warga mengusung makanan ke tempat bernama “sumber”. Warga berbondong-bondong membawa makanan ke sumber air itu dengan melalui jalan setapak.

Jalan yang dilalui hanya bisa dilalui dengan jalan kaki. Warga membawa makanan dengan cara disunggi (ditaruh di kepala). Setelah sampai di tempat sumber suci, warga membaca doa yang dipimpin tokoh masyarakat setempat.

Loading...

Selanjutnya, makanan yang dibawa dibagikan ke semua warga yang hadir. Uniknya, masyarakat membagikan makanan tersebut bukan menggunakan piring atau tempat makanan melainkan menggunakan daun pisang alias ithuk.

Tradisi selamatan tersebut akhirnya dinamakan ithuk-ithukan karena warga membagikan makanan banyak ithuk. Ketua Adat Dusun Rejosari, Sariono mengatakan, tradisi lthuk-ithukan tersebut untuk nguri-nguri tradisi yang sudah lama.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2