Jelang Lebaran, Insentif Guru Ngaji dan Ketua RT/RW Cair

0
684
SIMBOLIS: Bupati Anas menyerahkan insentif untuk guru TPA/TPQ.
SIMBOLIS: Bupati Anas menyerahkan insentif untuk guru TPA/TPQ.

Total Anggaran yang Dikucurkan Rp 10,582 Miliar


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

JELANG Hari Raya Idul Fitri 1433 H, ribuan guru ngaji dan ketua RT/ RW mendapat ”parcel” istimewa dari Bupati Abdullah Azwar Anas. Sebab, dana bantuan insentif untuk guru ngaji dan RT/RW dicairkan. Pencairan insentif untuk guru ngaji dan Ketua RT/RW itu secara simbolis diserahkan Bupati Anas pada acara peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Al-Falah, Dusun Jalen, Desa Stail, Kecamatan Genteng.

Untuk insentif guru ngaji diserahkan secara simbolis kepada beberapa orang guru ngaji. Sedangkan untuk insentif ketua RT/ RW, diserahkan kepada perwakilan camat. Total dana insentif yang dicairkan sebesar Rp 6,291 miliar dan Rp 4,291 miliar untuk insentif Ketua RT/RW. Sehingga total anggaran yang dikucurkan Rp 10,582 miliar. Insentif untuk guru ngaji diberikan kepada sekitar 17 ribu orang ustadz dan ustadzah.

Loading...

Masing-masing mereka menerima dana insentif sebesar Rp 375 ribu. Sedangkan insentif ketua RT/RW diberikan kepada sekitar 12.260 orang. Masing-masing ketua RT/RW mendapatkan pundi-pundi sebesar Rp 350 ribu. Selain menyerahkan dana insentif guru ngaji dan ketua RT/RW, Bupati Anas juga menyerahkan bantuan ke-lompok ekonomi Masyarakat (KEM) kepada perwakilan Pokmas senilai Rp 668 Juta.

Bantuan tersebut merupakan dana hibah guna meningkatkan ekonomi produktif masyarakat. Bupati Anas menyampaikan pesan agar bantuan APBD digunakan sebaik-baiknya. Menjelang hari Raya Idul Fitri, banyak kebutuhan yang ingin dise-diakan. “Tapi harus tetap menentukan prioritas, uangnya jangan langsung dihabiskan,” pesan Bupati. Khusus para ketua RT/RW, Bupati Anas meminta mereka untuk meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2