Kerahkan Alat Berat, Tambang Pasir Liar Dikeluhkan Warga

0
4923
Alat berat mengeruk pasir dan menaruh di dump truck di lokasi tambang pasir di barat Stasiun Singojuruh wilayah Desa/Kecamatan Singojuruh.

SINGOJURUH-Warga Desa/Kecamatan Singojuruh mengeluhkan galian C yang ada di daerahnya. Tambang pasir yang baru beroperasi sebulan itu, tidak pernah minta persetujuan warga yang ada di sekitarnya.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Salah seorang warga, Fais, 45, mengaku galian C yang baru beroperasi itu berada di sekitar persawahan yang produktif. “Baru sebulan beroperasi, lokasi yang akan dikeruk sangat luat,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Galian C yang ada di desanya itu, terang dia, diduga tidak mengantongi izin. Sebab, selama ini warga yang ada di sekitar lokasi tambang pasir tidak pernah diminta persetujuan. “Galian C itu membahayakan warga,” cetusnya.

Loading...

Warga yang ada di sekitar lokasi galian C, terang dia, berharap tambang pasir itu tidak diteruskan. Sebab, selain tidak mengantongi izin juga dapat mengancam keselamatan warga sekitarnya. “Sebelum jatuh korban, kami mohon untuk dihentikan dan diuruk lagi,” pintanya.

Sementara itu, Camat Singojuruh, Moh. Lutfi, mengaku tidak mengetahui adanya tambang pasir baru yang ada di barat Stasiun Singojuruh tersebut. Pihaknya juga belum mendapat pemberitahuan aka nada tambang pasir itu. “Saya saja tidak diajak ngomong,” ungkapnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2