Kerajinan Bambu Tembus Pasar Internasional

0
381
EKSPOR: Kades Samani menunjukkan hasil kerajinan bambu karya warganya.

TEGALSARI – Salah satu potensi yang dimiliki Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalsari adalah anyaman bambu. Hasil kerajinan tangan ini mampu menempus pasar internasional.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Bila Anda kebetulan berkunjung ke Dusun Krajan I dan Krajan II, di sana akan menemukan puluhan ibu-ibu sedang merangkai kerajinan bambu berbagai bentuk. Kerajinan tersebut ada yang untuk lampu, alat mamasak, lomba hias, serta berbagai macam bentuk kerajinan bambu. Ibu-ibu juga tampak cekatan mengerjakannya.

Kepala Desa (kades) Tegalsari Samani mengatakan, kerajinan bambu tersebut muncul sudah lama. “Mulai saya kecil, kerajinan bambu di sini memang sudah ada,” katanya. Kerajinan bambu ini, kata Samani, cukup membuat bangga dirinya sebagai kades. Sebab selain sebagai salah satu potensi desa, juga mampu menambah penghasilan masyarakat setempat.

Makanya, sebagai bentuk apresiasi terhadap keberadaan kerajinan bambu tersebut, beberapa waktu lalu dirinya mengajukan bantuan modal ke Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Pemkab Banyuwangi. Hasilnya, sebanyak enam orang yang terhitung paling miskin dan masih produktif dalam bidang kerajinan bambu tersebut mendapatkan bantuan modal masing-masing Rp 500.000.“Bantuannya sudah disalurkan oleh BPM,” ujarnya.

Loading...

Selain kerajinan bambu, Desa Tegalsari juga memiliki potensi lain. Di antaranya, handi craf, home industri, kerajinan patung, serta beberapa potensi lain. Sayangnya, banyaknya potensi yang ada di Desa Tegalsari tersebut masih menemukan kendala untuk bisa lebih banyak dikenal oleh masyarakat luas.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last