KPPS Perempuan, Partisipasi Pemilih Meningkat 75 Persen

0
123

kppsLICIN – Tempat Pemungutan Suara (TPS) 1 Dusun Krajan, Desa Gumuk, Kecamatan Licin,ini berbeda dengan yang lain. Semua anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di tempat ini perempuan, termasuk dua anggota linmas yang menjadi petugas pengamanan langsung (pangsung). Panitia pemilihan umum (pemilu) tingkat KPPS yang semua perempuan itu kali pertama terjadi di Desa Gumuk.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Namun demikian, bukan berarti baru kali ini perempuan ditunjuk mengurus pemilu. “Meski ada di desa, perempuan tetap mampu, kok,” cetus Ketua KPPS di TPS 1 Nur Hayati. Bagi Nur Hayati sudah tidak asing menjadi anggota KPPS dalam pemilu. Hanya saja, jelas dia, dalam kegiatan pesta demokrasi itu, dia hanya menjadi anggota. “Pengalaman selama menjadi anggota KPPS, warga yang hadir sangat tinggi saat semua anggota KPPS perempuan ini,” katanya.  

Daftar pemilih tetap (DPT) di TPS 1, jelas dia, berjumlah 332 pemilih. Dari jumlah itu, dalam pemungutan suara yang mulai dilaksanakan pukul 07.00 hingga pukul 13.00 itu, pemilih yang hadir berjumlah 222 pemilih atau sekitar 76 persen.  “Kehadiran ini sangat tinggi sekali,” ungkapnya bangga. Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Gumuk, Fauzi, saat dikonfirmasi menyatakan sangat bangga di desanya ada KPPS yang semua anggotanya perempuan. Itu dianggap terobosan baru bagi masyarakat.

“Ini yang pertama (KPPS beranggota perempuan semua) di desa kami,” cetusnya. Tingkat kehadiran yang mencapai 76 persen, sebut dia, dianggap sangat luar biasa. Selama ini, tingkat kehadiran warga di setiap pemilu paling banyak hanya 60 persen. “Biasanya (kehadiran) malah 50 persen,” sebutnya. Fauzi menyebut, warga di desanya banyak yang bekerja di luar kota, terutama di Bali. Biasanya mereka tidak pulang kampung meski ada pemilu seperti sekarang ini. “Warga, terutama yang laki-laki, banyak bekerja di luar daerah,” katanya. (radar)

Loading...