Kritisi Kondisi Pertigaan Sukowidi

0
369
GAYENG: Dari kanan Ketua BPC Gapensi Syaiful Bahri, Pemred RaBa Irwan Suryanto, Ketua Komisi IV Zainal Arifin, Direktur RSUD Blambangan dr. Taufiq di Aula Kantor BPC Gapensi Banyuwangi kemarin.

BANYUWANGI – Rekayasa lalu-lintas di pertigaan Sukowidi menjadi sorotan tajam peserta diskusi “Forum Kemisan” Radar Banyuwangi di Kantor BPC Gapensi kemarin (29/3). Arus lalu-lintas di lampu merah Sukowidi itu perlu direkayasa khusus agar kecelakaan yang memakan korban jiwa tak terulang lagi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Di pertigaan Sukowidi dinilai sering terjadi kecelakaan yang menyebabkan jatuhnya korban. Beberapa tahun terakhir, banyak korban jiwa dalam accident di lokasi itu. Peserta diskusi mengusulkan agar ada pelebaran jalan di lokasi itu.

Jika ada pelebaran jalan, maka arus kendaraan yang dari arah barat akan mudah mencari haluan saat hendak belok ke utara. Selama ini, kecelakaan dipicu kendaraan yang meluncur dari barat. Kendaraan besar yang meluncur dari berat memang sulit mencari haluan saat akan belok ke utara.

Akibatnya, kendaraan dapat menyenggol kendaraan dari utara yang berhenti di traffic light. “Solusinya, pemerintah daerah harus membebaskan lahan untuk pelebaran jalan pada sekitar traffic light itu,” ungkap Syaiful Bahri, ketua BPC Gepensi Banyuwangi. Untuk solusi jangka pendek, pemkab diminta memasang beberapa markah kejut di ruas jalan dari arah barat. Itu dalam rangka mengurangi kecepatan kendaraan yang meluncur dari arah barat.

“Mulai rel KA, jalannya kan menurun. Untuk itu, diperlukan markah kejut beberapa meter sebelum traffic light,” ujar Mandiri Ratu Warang Agung, ketua DPD PKS Banyuwangi. Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) memberikan perhatian serius atas accident yang sering terjadi di Sukowidi.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last