sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan kesiapan infrastruktur jalan tol dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran Idulfitri 2026.
Untuk mendukung kelancaran lalu lintas, perseroan akan mengoperasikan dua ruas jalan tol secara fungsional di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dua jalur fungsional tersebut dinilai strategis karena terhubung langsung dengan jaringan Tol Trans Jawa dan kawasan aglomerasi Yogyakarta–Solo, yang selama ini menjadi salah satu tujuan mudik terpadat di Pulau Jawa.
Tol Yogyakarta–Bawen Seksi Ambarawa–Bawen Dibuka Fungsional
Ruas pertama yang akan dioperasikan secara fungsional adalah Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer.
Jalur ini dikelola oleh PT Jasamarga Jogja Bawen dan terhubung langsung dengan Tol Trans Jawa Ruas Semarang–Solo, sehingga menjadi alternatif penting bagi pemudik yang menuju wilayah Jawa Tengah bagian selatan.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono mengatakan, pengoperasian jalur fungsional ini diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di Exit Tol Bawen, terutama saat Lebaran.
“Jalur fungsional Ambarawa–Bawen akan menjadi alternatif bagi pengguna jalan dari arah Tol Semarang–Solo yang keluar melalui Gerbang Tol Bawen menuju Magelang dan Temanggung,” ujar Rivan, Jumat (23/1/2026).
Dengan tidak adanya persimpangan sebidang dan lampu lalu lintas di ruas tol tersebut, arus kendaraan diproyeksikan mengalir lebih lancar dibandingkan jalur arteri eksisting.
Tol Solo–Yogyakarta Pangkas Waktu Tempuh Jadi 20 Menit
Selain Tol Yogyakarta–Bawen, Jasa Marga juga menyiapkan jalur fungsional Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo Segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 11,48 kilometer.
Kehadiran ruas ini memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi perjalanan, khususnya bagi pemudik dari arah Klaten menuju Yogyakarta.
Jika sebelumnya waktu tempuh Klaten–Yogyakarta bisa mencapai 45 menit, kini dapat dipangkas menjadi hanya sekitar 20 menit melalui jalur tol fungsional tersebut.
Ruas ini juga digadang-gadang meningkatkan konektivitas antara:
Page 2
- Kota Solo
- Yogyakarta
- Kawasan penyangga sekitarnya
Sekaligus mempermudah akses menuju destinasi wisata strategis, termasuk Candi Prambanan.
Upaya Urai Kepadatan Arus Mudik
Menurut Rivan, kehadiran dua jalur fungsional tersebut akan berperan besar dalam mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata selama puncak mudik dan balik Lebaran 2026.
“Kehadiran jalur ini diharapkan mampu mengurai kepadatan, memberikan alternatif perjalanan yang lebih aman, efisien, dan nyaman bagi pengguna jalan,” jelasnya.
Jasa Marga juga memastikan kesiapan jalur fungsional dari sisi:
- Kondisi fisik jalan
- Fasilitas pendukung seperti CCTV, radar, dan traffic counting
- Pengaturan lalu lintas dan koordinasi lintas instansi
Seluruh pengoperasian dilakukan dengan mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta mengutamakan aspek keselamatan.
DIY dan Jawa Tengah Jadi Tujuan Mudik Favorit
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan menegaskan bahwa pengoperasian dua jalur fungsional tersebut sangat krusial, mengingat DIY dan Jawa Tengah selalu menjadi tujuan mudik favorit setiap tahunnya.
“Secara historis, DIY dan Jawa Tengah menjadi tujuan favorit di Pulau Jawa. Jalur fungsional Ambarawa–Bawen sangat membantu, terutama bagi pemudik menuju Temanggung dan Magelang,” kata Aan.
Ia menambahkan, seluruh sarana dan prasarana jalur fungsional telah dipastikan siap, khususnya yang berkaitan dengan unsur keselamatan pengguna jalan.
Target Mudik Lebaran Lebih Aman dan Lancar
Dengan kesiapan dua ruas tol fungsional tersebut, Jasa Marga menargetkan:
- Pengurangan titik kemacetan kritis
- Distribusi lalu lintas yang lebih seimbang
- Peningkatan kenyamanan dan keselamatan perjalanan
Langkah ini diharapkan mampu memberikan pengalaman mudik Lebaran 2026 yang lebih lancar, aman, dan berkeselamatan, khususnya bagi jutaan pemudik yang menuju wilayah DIY dan Jawa Tengah. (*)
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan kesiapan infrastruktur jalan tol dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran Idulfitri 2026.
Untuk mendukung kelancaran lalu lintas, perseroan akan mengoperasikan dua ruas jalan tol secara fungsional di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dua jalur fungsional tersebut dinilai strategis karena terhubung langsung dengan jaringan Tol Trans Jawa dan kawasan aglomerasi Yogyakarta–Solo, yang selama ini menjadi salah satu tujuan mudik terpadat di Pulau Jawa.
Tol Yogyakarta–Bawen Seksi Ambarawa–Bawen Dibuka Fungsional
Ruas pertama yang akan dioperasikan secara fungsional adalah Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer.
Jalur ini dikelola oleh PT Jasamarga Jogja Bawen dan terhubung langsung dengan Tol Trans Jawa Ruas Semarang–Solo, sehingga menjadi alternatif penting bagi pemudik yang menuju wilayah Jawa Tengah bagian selatan.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono mengatakan, pengoperasian jalur fungsional ini diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di Exit Tol Bawen, terutama saat Lebaran.
“Jalur fungsional Ambarawa–Bawen akan menjadi alternatif bagi pengguna jalan dari arah Tol Semarang–Solo yang keluar melalui Gerbang Tol Bawen menuju Magelang dan Temanggung,” ujar Rivan, Jumat (23/1/2026).
Dengan tidak adanya persimpangan sebidang dan lampu lalu lintas di ruas tol tersebut, arus kendaraan diproyeksikan mengalir lebih lancar dibandingkan jalur arteri eksisting.
Tol Solo–Yogyakarta Pangkas Waktu Tempuh Jadi 20 Menit
Selain Tol Yogyakarta–Bawen, Jasa Marga juga menyiapkan jalur fungsional Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo Segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 11,48 kilometer.
Kehadiran ruas ini memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi perjalanan, khususnya bagi pemudik dari arah Klaten menuju Yogyakarta.
Jika sebelumnya waktu tempuh Klaten–Yogyakarta bisa mencapai 45 menit, kini dapat dipangkas menjadi hanya sekitar 20 menit melalui jalur tol fungsional tersebut.
Ruas ini juga digadang-gadang meningkatkan konektivitas antara:







