Lomba Arung Kanal di Sungai Kebondalem

0
156

lombaarungMirip Kapal Perang Beneran


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANGOREJO – Puncak acara arung kanal perahu hias yang berlangsung di sungai Dusun Tanjungrejo, Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, berlansung meriah kemarin malam. Ribuan pengunjung memadati ruas jalan yang berada di tepi Sungai Pekalen Sampean yang membelah Kecamatan Bangorejo dan Kecamatan Tegalsari tersebut.Masyarakat tumpah ruah untuk  menyaksikan gebyar puncak acara arung kanal tersebut.

Ada delapan replika kapal laut, mulai dari kapal penumpang sampai kapal perang yang ditampilkan panitia. Acara dua tahunan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Banyuwangi AKBP Tri Bisono Soemiharjo yang secara secara simbolis melepas para peserta arung kanal. Semula, arung kanal ini akan dibuka oleh Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas. Namun karena berhalangan hadir, akhirnya pembukaan acara arung kanal tersebut diwakili oleh Wiyono, Asisten Pemerintahan Pemkab Banyuwangi.  

Loading...

Kapolres Banyuwangi Bisono Soemiharjo yang baru beberapa hari bertugas di Banyuwangi mengaku kagum dengan krativitas warga Kecamatan Bangorejo. ”Ini tradisi yang perlu dilestarikan dan jangan sampai dihilangkan,” pesan Kapolres saat meninjau langsung acara arung kanal. Saat meninjau kegiatan, Kapolres naik skyboat bersama rombongan. Perwira polisi yang belum sepekan bertugads di Banyuwangi itu didampingi Forum Pimpinan Kecamatan Bangorejo serta sejumlah Kapolsek di wilayah Banyuwangi Selatan.

Ketua panitia arung kanal Syaman mengaku bangga karena acara tersebut bisa berjalan cukup meriah dan sukses. Dia berharap Pemkab Banyuwangi bisa memasukkan kegiatan dua tahunan itu ke dalam agenda wisata seperti tahun 2008. Apalagi acara tersebut merupakan tradisi peninggalan nenek moyang yang harus dilestarikan warga setempat. “Kami sangat berharap ada perhatian  dari Pemkab Banyuwangi agar turut serta memperhatikan warisan budaya yang mungkin di Indonesia cuma ada di Banyuwangi,” tuturnya. (radar)

Loading...