Lumpur Kembali Masuk Pantai Pulau Merah

0
1457
warga-memasang-tulisan-sebagai-bentuk-protes-atas-munculnya-banjir-lumpur-di-pulau-merah-desa-sumberagung-kecamatan-pesanggaran-banyuwangi-kemarin
Warga memasang tulisan sebagai bentuk protes atas munculnya banjir lumpur di Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, kemarin.

PESANGGARAN – Banjir dan lumpur kembali memenuhi sekitar Pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, kemarin (28/9). Itu terjadi setelah hujan turun dengan deras sejak Minggu lalu (25/9).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Akibat banjir dan lumpur itu, pantai di sekitar Pulau Merah yang dikenal elok menjadi terganggu. Selain kotor penuh lumpur dan air keruh, keelokan pantai yang menjadi primadona wisata di Bumi Blambangan itu terganggu. Lumpur yang masuk ke pantai itu diduga berasal dari hutan dan Gunung Tumpang Pitu yang kini dikelola PT. Bumi Suksesindo (BSI) untuk penambangan emas. Lumpur itu terbawa aliran Sungai Katak hingga ke pantai.

lumpur-kembali-masuk-pantai-pulau-merah-setelah-hujan-turun-beberapa-hari-terakhir

“Sekarang sering banjir. Aliran sungai banyak yang disekat,” terang Suyit, salah satu lifeguard di pantai Pulau Merah. Suyit menyebut, setiap hujan deras dalam waktu lama selalu terjadi banjir. Pengamatannya, dalam kurun waktu Agustus sampai September ini luapan air dari sisi timur jalan raya sudah dua kali meluap hingga barat jalan.

“Selama Agustus-September air tinggi akibat hujan,” katanya. Petugas dari Kesatuan Bisnis Mandiri (KBM) Wisata Jasa Lingkungan (Wijasling) II Perhutani, Jawa Timur, Rohman, menduga kuat lumpur yang terbawa ke laut  itu akibat kegiatan tambang.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last