Maling Buah Naga Dihajar, Motornya Ikut Dibakar

0
872

wan-hepy-memakai-seragam-tahanan-polsek-bangorejo-usai-menjalani-pemeriksaan-di-unit-res-krim-polsek-bangorejo-kemarin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANGOREJO – Wan Hepy, 28, warga Dusun Sumberjambe, Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, dijebloskan ke ruang  tahanan polsek karena diduga mencuri buah naga milik Jupri  di persawahan Dusun Plaosan, Desa  Temurejo, Sabtu pagi  lalu (8/10).

Sebelum dibawa ke polsek, tersangka sempat dihajar massa hingga wajahnya babak belur. Motornya yang digunakan beraksi, oleh warga  di bakar hingga habis. Beruntung, polisi segera datang ke lokasi dan segera mengevakuasi pelaku. “Saya diajak Andika,” cetus Wan  Hepy kepada polisi.

Tersangka mengaku  memiliki kebun buah  naga. Tetapi, kebunnya itu disewakan ke pada orang lain. Saat beraksi, pelaku bersama temannya, Andika, naik  motor Honda Grand  yang sudah dilengkapi tobos. “Kami ke sasaran berdua,” terangnya.

Di salah satu kebun buah naga  itu, kedua pelaku sudah memetik  dan berhasil mendapatkan satu tobos buah naga. Saat akan keluar mereka dihadang warga. “Andika kabur. Saya ingat motor dan tertangkap,” jelasnya. Warga yang sudah tidak sabar langsung menghajar pelaku hingga babak belur. Motor Honda Grand  milik tersangka juga dibakar warga.

“Saya kapok dan tidak mau lagi melakukan ini,” sesalnya.  Kapolsek Bangorejo, AKP Watiyo, melalui Kanitreskrim Aiptu Gatot Kukuh Suryawan mengakui  pencurian itu terjadi pada Sabtu dini hari. Tetapi, warga baru melapor ke polsek sekitar pukul 05.00. “Ada laporan kita langsung ke lokasi,” terangnya. (radar)

Loading...

Baca Juga :