Kementan Gandeng Tiga Investor Serap 150 Ton Buah Naga Petani Banyuwangi

0
1300

BANYUWANGI – Kementerian Pertanian menggandeng tiga investor untuk menyerap buah naga petani di Banyuwangi. Hal tersebut merupakan langkah nyata pemerintah agar petani semakin untung karena Banyuwangi merupakan sentra produksi buah naga.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

“Diketahui Banyuwangi merupakan sentra buah naga, memasuki tahun 2019 produksi cukup meningkat pesat, sehingga over produksi,” ungkap
Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi , Senin (21/1/2019).

Suwandi mengatakan, harga buah naga normalnya berkisar Rp 5 ribu hingga 6 ribu/kg. Karenanya, sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk mendorong investasi dan perusahaan bermitra dengan petani, Kementan berperan aktif dan cepat guna membantu petani agar mendapatkan keuntungan.

Dalam hal tersebut, Kementan melalui Direktorat Jenderal Hortikultura telah sepakat dengan tiga perusahaan yaitu PT Lumbung mineral, PT Aneka Pangan Bergizi dan CV Luhur untuk menyerap buah naga langsung dari petani.

“Kontrak pembelian tiga perusahaan telah ditandatangani sebanyak 20 truk atau sekitar 150 ton. Tadi malam Tim kami turun ke Banyuwangi, menggandeng tiga perusahaan, langsung tanda tangan nota kesepahaman dengan petani,” ujarnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last