Mau Pilih di Luar Kota, Ajukan Formulir A5

0
203

mauBANYUWANGI – Warga Banyuwangi yang memiliki rencana keluar kota pada hari-H coblosan pemilu presiden 9 Juli tidak perlu takut kehilangan hak pilihnya. Sebab, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan memfasilitasi warga yang keluar kota untuk tetap bisa menggunakan hak pilihnya di kota tujuan. Hanya saja, warga yang bepergian keluar kota pada saat hari coblosan tidak bisa begitu saja bisa mencoblos di kota tujuan. Jauh hari sebelum pergi, warga harus mengajukan permohonan formulir A5 kepada KPU.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Formulir A5 itu sebagai syarat untuk bisa mencoblos di luar tempat pemungutan suara (TPS) tempat tinggalnya. “Syarat utamanya calon pemilih sudah masuk dalam daftar pemilih tetap,” ungkap Komisioner KPU, Suherman. Menurut Suherman, formulir A5 itu bisa di ambil KPU Banyuwangi pada H-10. Setelah melewati H-10 formulir bisa diambil di Panitia Pemungut Suara (PPS) setempat. Calon pemilih menunjukkan KTP kepada PPS sebagai syarat pengajuan formulir. 

Pemilih yang menggunakan formulir A5 dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Tetap tambahan (DPTb). “Keadaan tertentu menyebabkan pemilih untuk tidak memilih di TPS asal karena alasan tugas, tenaga medis, pasien yang rawat inap, kuliah di luar kota dan sebagainya. Saat ini sudah ada sekitar 10 orang datang ke KPU mengajukan formulir A5,” Jelas Suherman. Dalam formulir A5 terdapat dua lampiran surat. Lampiran pertama diberikan kepada PPS asal.

Lampirkan kedua dibawa untuk diserahkan ke TPS tujuan saat akan memilih. Sementara itu, KPU Banyuwangi kemarin menuntaskan pengiriman logistik kotak dan bilik suara ke PPK. Pendistribusian kotak dan bilik dimulai Rabu lalu (25/6). “Hari ini (kemarin, red) hari terakhir mengirim kotak dan bilik suara ke Dapil I, untuk surat suara dan ATK, karena tidak sebanyak pileg lalu, akan kami kirim secara bersamaan, logistik yang belum datang,” jelas Sekertaris KPU, Bambang Santosa. (radar)

Loading...