Menganggap Sebagai Ibadah, Rela Keliling Tanpa Honor

0
763

Para-wiyogo-grup-Larasati-memainkan-alat-musik-gandrung-di-atas-mobil-pikap-untuk-membangunkan-warga-sahur-di-Kecamatan-Singouruh-dini-hari


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Seniman Banyuwangi Bangunkan Warga untuk Santap Sahur

SUARA lantunan ayat suci Alquran dari pengeras suara di masjid dan musala, baru saja berhenti. Maklum, arah jarum jam sudah menunjukkan pukul 23.30. Dinginnya angin malam pun mulai terasa menembus pori-pori.

Untuk mengusir dingin terpaksa menutup kepala dengan kain sarung dan mengenakan jaket lengan panjang.  Di tengah heningnya malam, suara  lirih biola, kendang, kempul, dan gong,  seolah memecahkan kesunyian malam.

Suara gamelan musik tradisional khas gandrung, itu terdengar cukup rancak dan merdu. Sesekali suara penyanyi  juga fasih melantunkan lagu berbahasa Osing. Semakin dekat, suara itu semakin  jelas terdengar. Sepintas, suara itu sangat mirip seperti dalam kaset-kaset video compact disc (VCD).

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last