Meninggal di Rumah Reyot, Tubuh Dikerumuni Semut

0
1026

Warga-mendatangi-dan-mengurus-jenazah-Ponirin-di-Dusun-Krajan,-Desa-Bagorejo,-Kecamatan-Srono,-Banyuwangi,-hari-Minggu-lalu.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

SRONO – Warga yang tinggal di Dusun Krajan, RT4, RW 5, Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, Banyuwangi, digegerkan dengan meninggalnya, Ponirin, 70, warga setempat. Kakek yang sudah renta itu, ditemukan warga meninggal di rumah gubuknya dengan posisi duduk.

Sebelum ditemukan meninggal, Ponirin yang kesehariannya bekerja membuat keranjang ikan (godong) itu telah dua hari tidak terlihat keluar rumah. “Saya sengaja datang ke rumah Mbah Ponirin untuk melihat kondisinya,” terang Saban, 64, salah satu  tetangga Ponirin.

Menurut Saban, hampir setiap hari Ponirin datang ke rumahnya. Tetapi, dua hari terakhir, terang dia, kakek itu tidak terlihat. “Saya juga heran sudah dua hari tidak  datang ke rumah, lalu saya  menjenguk ke rumahnya,” katanya. Saat datang ke rumah Ponirin  itu, Saban terkejut melihat tubuh  Ponirin sudah kaku dengan posisi duduk dengan wajah tertelungkup.  Bahkan, tubuh kakek itu sudah   dikerumuni semut merah.

“Saya langsung memanggil tetangga untuk membantu,” ujarnya. Dalam waktu tidak lama, warga banyak yang berdatangan. Di antara warga ada yang melapor ke Kepala Dusun Krajan, Supriyanto, lalu diteruskan ke kantor desa dan  polsek. Pada saat kejadian itu, salah satu cucu Ponirin, Welli, 24,  yang tinggal di Desa Rejoagung,  Kecamatan Srono, juga berniat menjenguk dan mengantar makanan untuk kakeknya.

Welli juga terkejut saat datang  ke rumah kakeknya, banyak orang  berkerumun. “Sudah kami tawarkan kepada pihak keluarga untuk  otopsi, tapi ditolak dan menghendaki agar jenazahnya dikebumikan,”  terang Kapolsek Srono, AKP Ali Masduki. (radar)

Loading...

Baca Juga :