Mensos Adopsi Penanganan Kemiskinan di Banyuwangi

0
734

Mensos-Khofifah-menyerahkan-bantuan-kepada-siswa-berkebutuhan-khusus-berprestasi-di-Pendapa-Sabha-Swagata-Blambangan-kemarin.

BANYUWANGI – Menteri Sosial (Mensos) RI, Khofifah Indar Parawansa, bakal menjadikan Unit Gawat Darurat (UGD) Penanganan Kemiskinan yang digagas Pemkab Banyuwangi sebagai role model sistem layanan rujukan terpadu (SLRT) tingkat nasional.

Bahkan, dia berencana memaparkan program penanggulangan kemiskinan andalan Banyuwangi itu pada forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar bisa dijadikan rujukan SLRT tingkat dunia. Hal itu dikatakan Mensos Khofifah kepada sejumlah wartawan usai menyerahkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) untuk keluarga miskin di Pendapa Sabha Swagata Blambangan kemarin  (25/4).

“Tahun ini Kemensos akan menyiapkan 50 kabupaten untuk menjadi bagian dari SLRT.  Saya terkejut sekali ada kabupaten yang pernah mendapat apresiasi dari PBB, dan ternyata yang  sekarang disiapkan oleh Banyuwangi jauh lebih advance dibandingkan daerah tersebut. Banyuwangi punya UGD Kemiskinan, Smart Kampung, dan  e-Village Budgeting,” ujarnya.

Khofifah menambahkan, SLRT  yang disiapkan Kemensos tahun ini diperlukan untuk meng-update seluruh layanan kesejahteraan sosial, termasuk untuk rumah tidak layak huni, dan lain-lain. Data tersebut akan direspons dan ditindaklanjuti dengan cepat.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last

Baca :
Ditjen Bimas dan Perguruan Tinggi Hindu Kumpul di Banyuwangi, Apresiasi soal Toleransi