MOPDB Berkarakter di SMPN 2

0
138
BANTUAN:Kepala SMPN 2 Banyuwangi Supriyadi menyerahkan sumbangan tiga stel seragam dan peralatan sekolah kepada siswa tidak mampu.

Sumbang Seragam dan Alat Sekolah Bagi Siswa Tak Mampu


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI-Sebagai upaya memberikan kesiapan belajar yang maksimal kepada peserta didik baru, SMPN 2 Banyuwangi menggelar Masa Orientasi Peserta Didik Baru Berkarakter (MOPD2B) pada 9 sampai 11 Juli 2012. Acara ter sebut dibuka oleh Kepala SMPN 2 Banyuwangi Supriyadi, MPd, dan diikuti oleh se luruh guru, staf, komite sekolah, dan seluruh siswa.

Pada kesempatan tersebut, kepala sekolah memberikan sumbangan berupa tiga stel seragam sekolah dan peralatan sekolah kepada peserta didik yang tidak mampu. Dalam sambutannya, kepala sekolah yang juga sebagai trainner tingkat nasional tersebut mengatakan, sumbangan peralatan sekolah kepada siswa tidak mampu itu berasal dari sesama temannya sebagai implementasi program SAS (Siswa Asuh Sebaya), yang dicanangkan Bupati H. Abdullah Azwar Anas.

Sementara itu, Ketua Pengurusan Anak Asuh SMPN 2 Banyuwangi Achmad Zaenul Arifin, SAg mengatakan, dana anak asuh dikumpulkan setiap hari seusai salat dhuha. “Selain dari siswa, sudah menjadi kebiasaan sejak dulu, setiap guru menyisihkan sebagian gajinya setiap bulan untuk siswa tidak mampu,” imbuh guru agama Islam tersebut.

Loading...

Ketua Panitia MOPD2B Sudiyono, SPd menambahkan, dari tahun ke tahun panitia senan-tiasa mengembangkan inovasi penyelenggaraan masa orientasi. Untuk MOPD2B tahun ini, materi yang diberikan kepada siswa adalah school culture, smart learning, tata krama, PBB, outbound,pengenalan kegiatan dan lingkungan sekolah, serta materi stop narkoba dan HIV/AIDS.

Kali ini, timpal Anshori, SPd, SST, sekretaris panitia MOP-D2B, dalam upaya membekali siswa baru dengan pemahaman psikologi remaja dan melejitkan kemampuan otak, panitia menghadirkan psikolog handal. Psikolog itu dari Psychological Consultant Corporation, lembaga Grahita Indonesia. Dalam kesempatan berorasi di depan ratusan siswa dan guru SMPN 2, Andrenina Marcelina, PSi mengupas tuntas pernik-pernik kehidupan remaja, masalah, dan solusinya.

“Remaja harus tetap bergaul dan berbaur dengan dunia, tetapi harus tetap tang-guh dan menjaga idialisme ajaran agamanya, agar tetap dalam keselamatan,” pesan psikolog yang buka praktik di Kompleks Masjid KH Ahmad Dahlan Banyuwangi tersebut. Nova, ketua OSIS SMPN 2 mengaku sangat berharap sekolah bisa menghadirkan kembali Psikolog Andrenina Marcelina. “Karena teman- teman masih sangat banyak yang ingin berkonsultasi masalah kehidupan remaja dan upaya tetap eksis berprestasi, walau banyak gangguan masalah remaja,” katanya. (radar)

Loading...