MUDIK GRATIS, 12 BUS BERANGKAT BERIRINGAN

0
304

mudikarmada bus yang mengangkut ratusan warga Banyuwangi berangkat ke Surabaya pagi kemarin (3/8). Kegiatan balik gratis itu diselenggarakan Dishub Jawa Timur, Yamaha, dan Jawa Pos Radar Banyuwangi, serta Dishubkominfo Banyuwangi. Iring-iringan bus itu berangkat serentak dari depan Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, pukul 08.30 kemarin. Keberangkatan 12 bus balik gratis itu dilepassecara simbolis dengan cara mengibarkan bendera.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pengibaran bendera itu dilakukan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Banyuwangi, Slamet Karyono, didampingi Kadishubkominfo Banyuwangi Suprayogi dan Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi Samsudin Adlawi. Tampak pula Perwakilan Dishub Jawa Timur di arena pemberangkatan pagi kemarin.Sebelum melakukan pengibaran bendera, Sekkab Slamet Karyono menyatakan, pemkab mengupayakan warga Banyuwangi di Bali juga bisa mengikuti program mudik gratis dan balik gratis. 

”Melihat antusias warga yang sangat banyak tersebut, tahun depan warga Banyuwangi di Bali akan kita upayakan balik dan mudik gratis juga,” jelasnya. Sementara itu, 3 dari 12 bus tersebut merupakan bus dari Jawa Pos Radar Banyuwangi yang bekerja sama dengan Yamaha. Balik gratis kali ini juga didukung Winner Percetakan, Pesona Ijen, Finn Boutique, dan Aquase. ”Tiga bus kita berangkatkan. Dalam tiga bus itu ada 140 penumpang,” tutur Ketua Panitia Balik Gratis, Benny Siswanto.

Sementara itu, para penumpang yang mengikuti balik gratis menggunakan bus dari Jawa Pos Radar Banyuwangi sudah siap sejak pukul 06.30. Selanjutnya, ketiga bus tersebut menuju pendapa untuk diberangkatkan bersama sembilan bus lain dari Dishub Jatim. Kepala UPTD LLAJ Banyuwangi, Bambang Sukarno menuturkan, delapan bus merupakan bantuan APBD Provinsi Jawa Timur dan satu unit bus dari APBD Kabupaten Banyuwangi. 

”Total keseluruhan penumpang sekitar 600 orang. Karena satu bus berkapasitas 50 orang,” tutur Bambang. Bambang menambahkan, setiap tahun masyarakat yang mengikuti mudik dan balik gratis ada peningkatan. ”Sudah dua tahun ini mudik gratis seperti ini kita laksanakan. Motor para pemudik diangkut menggunakan truk, dan para pemudik kita angkut menggunakan bus,” pungkasnya. (radar)

Loading...

Baca Juga :