Omzet Perajin Ikan Asin Menurun

0
36
Foto Ilustrasi

BANYUWANGI – Para perajin ikan asin yang tinggal di pesisir Pantai Muncar, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, tampaknya harus bersabar. Cuaca yang sering mendung, membuat hasil produksinya tidak bisa maksimal.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dilansir dari Radar Banyuwangi – Jawa Pos, proses pengeringan yang hanya mengandalkan sinar matahari, berpengaruh bila cuaca mendung atau hujan. Dan itu, membuat omzetnya juga menurun, Rabu (10/6/2020) kemarin.

“Sekarang masih sering mendung,” terang Warsini (40) salah satu perajin ikan asin asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar.

Warsini mengatakan, saat kemarau membuat ikan asin itu mudah dan cepat kering. Dalam sehari, bisa memproduksi ikan asin kering kualitas bagus hingga tiga ton. Tapi saat ini, karena sering mendung maka proses penjemuran hingga sampai 5 hari.

Loading...

“Cuacunya sekarang tidak menentu, setelah duhur kadang sudah mendung,” katanya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last