Pagi Masuk Sekolah, Siang Masuk Bengkel

0
369
BERBAKTI: Wahyu Aji membetulkan mesin motor bersama bapaknya.

Wahyu Aji Saputra, 13, bisa dibilang anak yang kreatif. Pagi hari dia masuk sekolah mencari ilmu di sebuah SD di Tegaldlimo, dan siangnya langsung membantu orang tua bekerja di bengkel.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

ABDUL AZIZ, Tegaldlimo

USIANYA masih belia. Perawakan tubuhnya juga masih mungil seperti anak-anak kebanyakan. Maklum, usia Wahyu Aji Saputra memang masih 13 tahun. Dia juga masih duduk di bangku kelas 6 sebuah SD negeri di Kecamatan Tegaldlimo. Namun, meski masih anak-anak, tangannya sudah cekatan membenahi motor yang rusak. Selain bisa menambal ban, dia juga bisa membenahi mesin motor yang sedang mogok.

Seperti yang terlihat kemarin sekitar pukul 11.00. Saat wartawan koran ini berkunjung ke bengkel tersebut, bocah tersebut sedang konsentrasi membenahi sebuah mesin sepeda motor bersama sang bapak. Selama membenahi mesin motor yang rusak, Wahyu tak mengalami kesulitan. Tangannya sangat cekatan membetulkan mesin. Dia juga tidak banyak tanya kepada sang bapak, karena dia sudah paham apa saja yang harus dikerjakan.

Maklum, dia sudah terbiasa membantu orang tuanya sejak dua tahun silam. Saat itu, dia masih kelas empat dan sudah mulai bekerja di bengkel. Awalnya menambal ban dan kini sudah bisa membenahi mesin motor. Itu sudah biasa dia lakukan. Oleh karena itu, saat ini jika ada motor masuk bengkel, dia langsung paham apa yang harus dikerjakan. Tak banyak tanya kepada sang bapak, dia langsung menggarap mesin motor yang ngadat tersebut sendiri. “Saya ikut membantu bapak dari siang sampai sore. Pulang sekolah saya langsung bantu bapak di bengkel,” kata Wahyu.

Baca :
Curtin University-Unair Telusuri Jejak Sejarah Inggrisan Banyuwangi dengan Broome Australia

Lanjutkan Membaca : 1 | 2