Pangarmatim Santuni Keluarga Korban

0
223

SEMENTARA itu, kabar meninggalnya dua warga Dusun Belengguan, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih langsung mengundang empati dari Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Agung Pramono. Sekitar pukul 13.30 kemarin (4/5) Pa ngarmatim datang ke rumah duka untuk menyampaikan ucapan bela sungkawa dan menyerahkan santunan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pangarmatim tidak sendirian. Dia didampingi Komandan Puslatpur Marinir Karangtekok, Letkol Agus Gunawan; Dandim 0823 Situbondo, Letkol Sugeng Riyadi; Kapolres Situbondo, AKPB Ertel Stephen. “Santunan tersebut sebagai ungkapan ikut berbela sungkawa dari kami,” terang Letkol Agus Gunawan. Kata dia, pihak Puslatpur Marinir sebelum dan sesudah pelaksanaan Latgap sudah memberikan sosialisasi kepada warga agar tidak memasuki lokasi Latgap sebelum keadaan benar-benar dinyatakan aman

“Tulisan dilarang masuk ke lokasi Latgap masih terpasang, tapi ternyata ada saja warga yang menerobos masuk,” terangnya. Kata dia, sudah ditegaskan kepada warga, mereka tidak bisa seenaknya mengambil benda sisa-sisa latihan perang. Jika mememukan, warga diminta untuk melapor. Sebab, jika salah penanganan risikonya bisa fatal. Kata dia, dua hari terakhir sejumlah petugas Puslatpur Marinir masih terus melakukan pembersihan benda-benda berbahaya di lokasi Latgab.

Warga baru diizinkan masuk ke lokasi yang ditempati Latgab jika keadaan sudah benar-benar steril. “Ada anggota yang tadi (kemarin) pagi memang melihat korban berada di lokasi sedang memukul-mukul bangunan yang dibuat objek serangan udara. Mereka disuruh pulang karena keadaan belum aman. Tapi ternyata tidak pulang. Saat petugas membersihkan tempat lain, mereka datang lagi, lalu tiba-tiba terdengar ledakan,” beber Agus Gunawan. (radar)

Loading...