Pemangku Kesehatan Harus Dukung Indonesia Cinta Sehat

0
433
POSE BERSAMA: (Dari kanan) Wabup Yusuf Widyatmoko, Bupati Anas, Ny Ipuk Fiestandani, Dr. Budi Rahaju, MPH, Edi Purwinarto, Kapolres AKBP Nanang Masbudi, dan drg. Wahyu ketua pelaksana HKN Banyuwangi.
POSE BERSAMA: (Dari kanan) Wabup Yusuf Widyatmoko, Bupati Anas, Ny Ipuk Fiestandani, Dr. Budi Rahaju, MPH, Edi Purwinarto, Kapolres AKBP Nanang Masbudi, dan drg. Wahyu ketua pelaksana HKN Banyuwangi.

BANYUWANGI- Puncak Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-48 Jawa Timur difokuskan di Kabupaten Banyuwangi. Ini ditandai dengan upacara yang dihadiri berbagai Dinas Kesehatan yang ada di wilayah Jatim. Pembina upacara dipimpin langsung Bupati Banyuwangi H. Abdullah Azwar Anas. Hadir dalam upacara kemarin, Kepala Dinas Kesehatan Jatim, Dr. Budi Rahaju, MPH; pejabat dari utusan Kementerian Kesehatan RI, serta Asisten III Bidang Kesra Pemprov Jatim Edi Purwinarto.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dalam upacara itu, Bupati Anas membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI, Dr. Nafsiah Mboi. Dikatakan, pembangunan kesehatan  tidak akan berhasil tanpa dukunganperan serta dan komitmen seluruh pemangku kepentingan dan seluruh lapisan masyarakat. Hari Kesehatan Nasional diperingati setiap tahun dengan tujuan meningkatkan komitmen seluruh pemangku kepenti ngan dalam pembangunan kesehatan. Tema HKN kali ini “Indonesia Cinta Sehat’. Sehat adalah refl eksi dari sikap dan perilaku setiap insan Indonesia menjadikan kesehatan sebagai dasar tindakan dan motivasi dalam kehidupan sehari-hari.

Loading...

Sedangkan sub tema ”Ibu selamat bayi sehat” dipilih karena merupakan sasaran prioritas pembangunan kesehatan. Sasaran ini juga merupakan sasaran Millenium Development Goals dan sasaran rencana pembangunan jangka menengah nasional 2010-2014. “Pemerintah berupaya terus meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu dan menitikberatkan upaya promotif preventif dengan tetap memperhatikan upaya-upaya kuratif rehabilitatif,”
kata Bupati Anas saat membaca sambutan Menteri Kesehatan RI. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim Dr Budi Rahaju MPH mengatakan, dipilihnya Banyuwangi sebagai lokasi puncak peringatan HKN 2012 karena melihat visi pemimpinnya terhadap kesehatan.

Banyak nilai positif di Banyuwangi. Visi bupati terhadap kesehatan harus diapresiasi karena memang, tanpa masyarakat yang sehat, tidak ada manusia yang produktif,” jelasnya. Pelaksanaan upacara dan resepsi peringatan HKN 2012 di Banyuwangi merupakan rangkaian dari beberapa kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan Jatim. Kegiatan lainnya adalah Family Gathering di Puskesmas Rejoso, Nganjuk, yang melibatkan pasien sakit jiwa dan mantan penderita sakit jiwa yang telah sembuh. Selain itu juga digelar lomba karya tulis jurnalistik yang melibatkan wartawan di Jatim serta pemberian penghargaan kepada desa-desa yang masuk kategori ODF (Open Defecation Free) atau bebas BAB di tempat terbuka.  (radar)