Pembunuhan Juragan Kerupuk Masih Misterius

0
369

Selain itu, Sherly ditemukan dengan kondisi kedua kaki dan tangan terikat tali rafia. Bahkan, mulut korban juga disumpal tali serupa. Si ibu hanya lehernya yang dijerat tali-tampar. Informasi yang dikumpulkan wartawan koran ini di lokasi kejadian menyebutkan, distributor kerupuk tersebut beberapa hari terakhir tidak ada aktivitas. Sejak sekitar pukul 18.00 Senin lalu (21/5), gudang dan pintu gerbang rumah tersebut tertutup.

Sementara itu, beberapa pihak angkat bicara terkait kematian warga Pandan tersebut. Pendeta Gereja Kristus Tuhan (GKT) Genteng Kulon, Edi, mengaku sangat tidak percaya bila salah satu jemaatnya diduga sebagai pelaku pembunuhan. Sebab, sebelum dan sesudah kejadian, Adi sudah berada di Surabaya. “Mulai Minggu sampai Senin malam, Adi selalu bersama saya di Surabaya,” ungkap Edi kepada koran ini.

Hal senada juga diungkapkan Yusuf, pendeta lain. Yusuf mengaku bahwa Adi sudah berada di Surabaya sebulan lalu. Alasan pergi ke Kota Pahlawan adalah putus dengan tunangannya. “Dia pergi ke Surabaya karena pikirannya tidak tenang,” ungkap Yusuf. (radar)

Lanjutkan Membaca : 1 | 2