Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Kompetisi Startup Pertanian

0
325
Foto: merdeka

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi, Jawa Timur, kembali menggelar kompetisi usaha rintisan agribisnis (Agribusiness Startup Competition). Kompetisi ini digelar untuk melahirkan anak-anak muda yang terjun ke bisnis pertanian.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

“Jangan semua ingin jadi Youtuber, pegawai bank, PNS. Liriklah sektor pertanian yang punya prospek cerah,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas seperti dilansir Merdeka, Rabu (10/4/2019).

Bupati Anas mengatakan, regenerasi petani adalah salah satu isu terpenting sektor pertanian. Berdasarkan Sensus Pertanian BPS, 61 persen petani berusia lebih dari 45 tahun, serta 72 persen berpendidikan SD. Jumlah rumah tangga petani terus menurun dari 79,5 juta (2008) menjadi 63,6 juta (2013).

“Produk beras merah organik yang dikembangkan anak-anak muda dan petani Banyuwangi hingga bisa diekspor ke luar negeri bisa menjadi contoh betapa prospektifnya bisnis sektor pertanian,” kata Anas.

Loading...

“Maka kita perlu kreatif melahirkan generasi muda petani inovatif, visioner, melek teknologi. Kompetisi ini salah satunya. Peserta kami batasi usia 17-30 tahun agar target anak mudanya tercapai,” imbuhnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last