Masuk Bursa Calon Bupati di Pilkada Banyuwangi 2020, Ini Kata Adik Bupati Anas

  • Bagikan
Foto: kabarjawatimurcom

BANYUWANGI – Belakangan nama Mufti Aimah Nurul Anam yang merupakan adik dari Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dikabarkan masuk dalam bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banyuwangi 2020.

Dilansir dari kabarjawatimurcom, menanggapi hal tersebut, Mufti Anam yang juga menjadi Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur itu, lebih memilih untuk berkonsentrasi di Jakarta untuk sementara waktu.

“Oh enggak, saya sementara ini masih beristiqamah di Jakarta, kan juga baru dilantik, istilahnya nafas saja belum juga selesai kan,” katanya, usai melantik pengurus BPC HIPMI Banyuwangi di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Sabtu (2/11/2019).

Akan tetapi, kata Mufti Anam, sebagai petugas partai dirinya bakal mengikuti apapun yang nantinya bakal diperintahkan kepadanya. Namun, secara batiniah, dokter sekaligus pengusaha muda itu ingin tetap tinggal di Ibu kota, Jakarta.

“Namanya petugas partai, kita ngikutin apa yang diperintahkan. Tapi, kalau hati nurani, kita masih pingin di Jakarta,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, Mufti Anam baru saja resmi menjadi anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan.

“Saya merasa masih perlu banyak belajar disana,” paparnya.

Dalam hal ini, hingga batas pendaftaran Pilbup 2020 nanti, dapat diartikan bahwa adik kandung Bupati Anas tersebut masih berpeluang untuk urun nama dalam bursa Pemilihan Bupati. Tentunya, atas perintah atau menunggu mandat dari pimpinan partai pusat.

“Ya kita lihat saja nanti, kan belum ada mandatnya. Jadi kita masih belum tau harus bersikap apa ?,” tegas Mufti Anam.

“Banyuwangi sudah bagus, minimal pemimpin kedepan bisa menjaga apa yang sudah ada, ini sudah sangat baik menurut saya,” imbuhnya.

Seperti diketahui, mendekati Pilkada Banyuwangi banyak nama-nama muncul dalam kontestasi Pilkada 2020, seperti Direktur RSUD Genteng, dr H Taufiq Hidayat, SpAnd, M Kes, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), Ali Ruchi, dua putra Jenderal, Lukman Yani SH dan Achmad Yazid. Termasuk Purnomo atau akrab disapa Mas Pur, yang disebut-sebut akan maju lewat jalur Independen.

Ditambah ada dua lagi dari keluarga Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, yakni Mufti Anam dan Istri Bupati Anas, Ipuk Fiestiandani. Tak ketinggalan, H Sumail Abdullah, Heru Pratista, dan H. Abdillah Rafsanjani.

Dengan adanya bursa ini dalam pesta demokrasi 2020 mendatang tentunya menjadi harapan bagi masyarakat Bumi Blambangan untuk melahirkan sosok pemimpin terbaik bagi Kabupaten paling ujung timur pulau Jawa ini.

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: