Pemkab Banyuwangi Siapkan Rp 8,3 Miliar untuk Insentif Guru Ngaji

0
369
Foto: banyuwangikab

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi menyiapkan insentif bagi guru ngaji sebesar Rp. 8,3 miliar pada tahun ini. Rencananya insentif dalam bentuk dana hibah tersebut akan disalurkan kepada ribuan guru ngaji se-kabupaten Banyuwangi.

Dilansir dari banyuwangikab.go.id, Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, sejak tahun 2011 pemerintah kabupaten menyalurkan insentif bagi guru ngaji sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih atas perannya dalam dunia pendidikan. Karena selain memberi pendidikan agama, guru ngaji berperan penting membentuk akhlak mulia anak-anak.

“Buat kami peran guru ngaji tidak kalah pentingnya dari guru di sekolah formal. Karena biasanya peserta ngaji di TPA-TPA itu anak-anak mulai usia pra sekolah hingga sekolah dasar. Di usia-inilah penanaman akhlak mulia pada anak sangat tepat dilakukan yang bisa didapatkan dari para guru ngaji,” kata Bupati Anas.

“Karenanya kami berterima kasih atas kegigihan dan keihkhlasan para guru ngaji dalam mendidik putra putri generasi penerus Banyuwangi. Insyaallah ilmu yang telah diberikan ke anak-anak didik akan menjadi amal jariyah yang akan terus membawa manfaat,” sambungnya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat H.M Lukman menambahkan, Pemkab Banyuwangi telah menyalurkan insentif bagi guru ngaji sejak tahun 2011 hingga 2018. Pada 2019 tidak ada penyaluran insentif karena fokus pada pembaharuan data jumlah guru ngaji.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Pemkab Banyuwangi Wajibkan Orang Keluar Rumah Pakai Masker