Pemudik dari Bali mulai Mengalir

0
733

KALIPURO – Jelang Idul Adha, arus pemudik di Pelabuhan ASDP Ketapang Kecamatan Kalipuro mulai meningkat sejak beberapa hari ini. Ramainya pemudik dari Pulau Dewata tersebut didominasi para pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

Berdasar dari PT. Indonesia Ferry (Persero) ASDP Ketapang, lonjakan pemudik mulai mengalir sejak tanggal 28 Agustus 2015. Manajer Operasional PT. Indonesia Ferry (Persero) ASDP Ketapang. Saharuddin Koto, membenarkan lonjakan pemudik dari Bali memang sudah berlangsung sejak 28 Agustus lalu.

Pihaknya memprediksi lonjakan pemudik itu lebih awal karena bertepatan dengan pemberangkatan haji Banyuwangi beberapa waktu lalu. “Dibanding tahun kemarin lonjakannya hampir sama. Cuma ini lebih awal  sudah mengalami lonjakan,” kata Saharuddin.

Dibandingkan hari biasa. per hari penumpang dan kendaraan memang mengalami peningkatan. Dia menyebutkan, penumpang dari Pulau Bali mengalami peningkatan 40-50 persen, Kendaraan roda dua dari Pulau Bali mengalami lonjakan 45- 47 persen.

”Kendaraan kecil atau roda empat juga mengalami peningkatan tapi tidak banyak. Hanya sekitar 2-3 persen.” terang pejabat pelabuhan asal Padang itu.  Dia merinci, lonjakan penumpang dan kendaraan yang mengalir dari Pulau Bali setiap hari mengalami peningkatan hingga ratusan penumpangdan kendaraan.

Pada hari biasa dalam sehari penumpang yang menyeberang hanya 750 penumpang. Jelang Idul Adha ini meningkat menjadi 1200-1500 penumpang setiap hari. Sementara itu, kendaraan noda dua di hari normal hanya 1.000 yang menyeberang.

Jelang Idul Adha ini bisa mencapai l.700-2.000 kendaraan yang menyeberang setiap hari. “Roda empat jelang idul Adha ini per hari hanya 800 kendaraan,” jelas Saharuddin.  Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin, Pelabuhan ASDP Ketapang memang lebih  ramai dibandingkan hari biasa.

Pemudik pejalan kaki dan kendaraan roda dua mendominasi ramainya pemudik yang turun dari kapal di Pelabuhan ASDP Ketapang. “Pengerahan armada kapal masih normal, yakni 32 kapal. Peningkatan penumpang tidak terlalu signitikan,” pungkasnya. (radar)