Berita Terkini Seputar Banyuwangi
Sosial  

Pencurian Marak, Giatkan Patroli Malam

Foto: Radar Banyuwangi – Jawa Pos

BANYUWANGI – Maraknya aksi pencurian dan tindakan main hakim sendiri warga mendapat perhatian aparat kepolisian.

Dilansir dari Radar Banyuwangi – Jawa Pos, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi memerintahkan semua jajaran Polsek intens melakukan patroli malam untuk mencegah aksi kejahatan.

Di wilayah Banyuwangi kota, patroli dipimpin langsung Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin.

Tim yang dipimpin Kapolresta bergerak ke wilayah yang dicurigai rawan kejahatan. Salah satunya di Lingkungan Kampung Ujung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi Kota.

Tim dari Polresta yang melakukan patroli langsung mendatangi titik penjagaan warga. Di sana mereka memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap damai dan tak melakukan tindakan anarkis.

“Kita lakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak gampang menerima berita hoaks terkait dengan penangkapan seseorang yang akan melakukan tindakan kejahatan,” kata Kapolresta.

“Kami minta masyarakat bijak. Jika memang benar ada yang melakukan tindakan kriminal, tangkap dan serahkan sama kami,” imbuhnya.

Pihaknya meminta masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri saat mengamankan pelaku tindak kriminalitas. Jangan sampai ada korban yang dianiaya. Sebab, sebagian warga yang terlanjur dihakimi massa ternyata bukan pelaku kejahatan.

Polresta Banyuwangi sebelumnya juga telah mengamankan pelaku penyebar hoaks terkait adanya pelaku kriminalitas yang seolah-olah melakukan aksi di beberapa tempat.

“Tanggal 27 April kemarin kita mengamankan orang yang menyebar hoaks bahwa ada 10 orang yang akan melakukan aksi kriminalitas di Banyuwangi,” kata Kapolreta.

“Kita amankan dan dia meminta maaaf. Tetap kita proses. Imbasnya adalah masyarakat saat ini resah dengan isu hoaks ini,” imbuhnya.

Patroli malam mengatisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) ini dilanjutkan dengan mendatangi posko Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di tingkat desa maupun kelurahan.

Mereka bertugas mendata dan mengidentifikasi pendatang baru di desa/kelurahan tersebut.

“Mereka garda terdepan. Kami harap masyarakat melaporkan jika ada pendatang atau orang yang dinilai misterius yang masuk desa atau kelurahan,” pungkasnya.

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE