Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi Dibawa ke Rumah Sakit

0
203
Foto: Radar Banyuwangi – Jawa Pos

BANYUWANGI – Sebagai wujud kepedulian pada senior, Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon, Desa/Kecamatan Pesanggaran membawa Pelda KKO (Purn) Evert Julius Ven Kandouw salah satu anggota pengangkat jenazah para jenderal di Lubang Buaya Jakarta Timur tahun 1965-ke RS Al Huda Gambiran, Rabu (29/7/2020).

Dilansir dari Radar Banyuwangi – Jawa Pos, Komandan Puslatpur 7 Lampon Letkol Marinir Dodik Eko Siswanto mengatakan, Pelda KKO (Purn) Even Julius Ven Kandouw telah menikmati kehidupan pensiun dan kini tinggal di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Saat ini, saksi sejarah itu menderita sakit asam urat dan keretakan tulang lutut kaki kiri akibat terjatuh di kamar mandi.

“Kondisi sehat, tapi butuh perawatan,” ujarnya.

Menurut Dodik, Pelda KKO (Purn) Even Julius Ven Kandouw adalah prajurit dari pasukan Kompi Intai Para Amfibi (Kipam). Oleh KKO AL, Kandouw ditugaskan untuk mengangkat jenazah para jenderal pahlawan revolusi. Pengangkatan jenazah itu di bawah komando Mayjen Hartono.

”Ada 12 prajurit, termasuk Pelda KKO (Purn) Evert Julius Ven Kandouw,” terangnya.

Perawatan kesehatan ke RS Al-Huda Genteng oleh prajurit Puslatpurmar 7 Lampon ini, terang Dodik, sebagai bentuk loyalitas dan ungkapan terima kasih atas jasa-jasa Pelda KKO (Purn) Even Julius Ven Kandouw.

“Kami juga mempersiapkan satu unit mobil ambulans untuk mengantar Pelda KKO (Purn) Even Julius Ven Kandouw jika sewaktu-waktu ke rumah sakit untuk perawatan medis,” ungkapnya.

Baca :
Siap-siap, Denda Rp100 Juta Menanti Pelanggar Larangan Mudik 2021