Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi Dibawa ke Rumah Sakit

0
2
Foto: Radar Banyuwangi – Jawa Pos

BANYUWANGI – Sebagai wujud kepedulian pada senior, Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon, Desa/Kecamatan Pesanggaran membawa Pelda KKO (Purn) Evert Julius Ven Kandouw salah satu anggota pengangkat jenazah para jenderal di Lubang Buaya Jakarta Timur tahun 1965-ke RS Al Huda Gambiran, Rabu (29/7/2020).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

Dilansir dari Radar Banyuwangi – Jawa Pos, Komandan Puslatpur 7 Lampon Letkol Marinir Dodik Eko Siswanto mengatakan, Pelda KKO (Purn) Even Julius Ven Kandouw telah menikmati kehidupan pensiun dan kini tinggal di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Saat ini, saksi sejarah itu menderita sakit asam urat dan keretakan tulang lutut kaki kiri akibat terjatuh di kamar mandi.

“Kondisi sehat, tapi butuh perawatan,” ujarnya.

Menurut Dodik, Pelda KKO (Purn) Even Julius Ven Kandouw adalah prajurit dari pasukan Kompi Intai Para Amfibi (Kipam). Oleh KKO AL, Kandouw ditugaskan untuk mengangkat jenazah para jenderal pahlawan revolusi. Pengangkatan jenazah itu di bawah komando Mayjen Hartono.

”Ada 12 prajurit, termasuk Pelda KKO (Purn) Evert Julius Ven Kandouw,” terangnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2