Pengusaha Muda Berbagi Kiat Sukses Bisnis

0
596

pengusahaKALIPURO – Ratusan pengusaha muda sukses level nasional berkumpul di hall Hotel Ketapang Indah. Kecamatan Kalipuro, siang kemarin. Mereka saling berbagi ilmu untuk meraih sukses dalam berbisnis yang dikemas dalam seminar nasional bertajuk “Menggerakkan Pengusaha Muda Daerah menjadi Pemenang di Pasar Global,” Seminar sekaligus rapat koordinasi pengurus daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jatim itu dihadiri ratusan peserta dari Banyuwangi dan berbagai kota di Jawa Timur.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

“Kami membawa 65 pengurus HIPMI. ini kegiatan pertama kita setelah dilantik tanggal 25 November lalu di Grahadi Surabaya,” ujar Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jatim, Giri Bayu Kusuma. Dalam sambutannya Giri Bayu Kusuma mengucapkan terima kasih kepada tantu undangan yang hadir. Terlebih kepada pengusaha-pengusaha muda yang juga hadir dalam acara tersebut dan juga pengurus HIPMI yang jauh-jauh datang dari Jambi, Sumatra Baiat, Sumatra Utara, dan lain sebagainya. “HIPMI ingin berkontribusi bukan hanya di Jawa Timur saja.

Kita juga ingin berkontribusi juga di kabupaten-kabupaten yang ada di Jawa Timur, khususnya Banyuwangi,” terang Giri yang juga CEO BMC Gmup tersebut. Ada empat nara sumber yang didapuk dalam seminar nasional tersebut. Mereka adalah Wasekum HIPMI Jatim dr. H Mufti Anam, Ketum HIPMI Jatim Giri Bayu Kusuma. Bendahara BPP HIPMI Bayu Priawan Djokosoetono, dan Ketua BPP HIPMI Bidang Insfrastruktur dan Property Bahlil Lahadalia.

Mufti Anam lebih banyak berbicara seputar kiat bisnis sukses “From Zero to Hero? CEO Zoe Otto itu memberikan paparan bagaimana membangun sebuah bisnis dari nol. ” Saya ini terlahir dari keluarga yang pas-pasan. Motivasi saya dalam berbisnis adalah belajar disiplin dan kerja keras yang tinggi. Selain itu dalam mencapai sesuatu haruslah ada kemauan dan kemampuan agar tujuan tersebut bisa tercapai,” terang owner jaringan klinik kecantikan VZ skin care ini. Ketua BPP HIPMI Bidang Insfrastruktur dan Property Bahlil Lahadalia memberikan resep sukses berbisnis.

Berbisnis harusIah memiliki kemauan yang besar dan sebuah mimpi. “Berbisnis itu harus mempunyai mimpi, harus cerdas, hoki dan harus komitmen dan kerja keras,” ujar CEO Rita Capital tersebut. Bahlil dikenal sebagai pebisnis sukses di bidang infrastruktur, properti, transportasi, perkebunan dan pertambangan. Di hadapan peserta seminar, dia juga banyak berbicara kesiapan pengusaha muda dalam memenangkan pasar ASEAN. Bendahara BPP HIPMI Bayu Priawan Djokosoetono tak mau kalah memberikan kiat sukses untuk berbisnis di kalangan pengusaha muda.

Dalam kesempatan itu, Komisaris Utama Group Blue Birds (perusahaan transportasi terintegrasi) mengupas habis strategi memperluas jaringan bisnis. Menurut dia, dalam berbisnis haruslah ditanamkan team work yang kuat. Kiat lainnya, meyakinkan customer dirasa juga sangat penting dengan cara komitmen dan kepercayaan yang kuat. Setelah empat nara sumber memberikan paparan, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Begitu sesi tanya jawab selesai, acara dilanjutkan dengan rapat Koordinasi Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jatim.

Sementara itu, rakor dan seminar nasional kemarin juga dihadiri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Orang nomor satu di Pemkab Banyuwangi itu mengapresiasi pelaksanan seminar nasional yang dihadiri pengusaha muda. Dia mengatakan, unnuk membangun suatu daerah harus di tumbuhkan rasa cinta terhadap daerahnya. Dulu orang Banyuwangi ini malu untuk mengaku dirinya sebagai warga Banyuwangi karena imej yang jelek. yaitu terkenal dengan santetnya. Namun, lanjut Anas. saat ini sudah berubah.

Orang Banyuwangi yang ada di luar kota sudah tidak malu lagi mengaku dirinya orang Banyuwangi. “Maka dari itu, untuk membangun Banyuwangi ini haruslah kita tumbuhkan terlebih dahulu rasa cinta terhadap daerahnya,” terang Anas. Setelah sambutan Bupati selesai, acara dilanjutkan dengan pemberian cinderamata dari Ketua Umum BPD HIPMI Jatim, Giri Bayu Kusuma kepada Bupati Banyuwangi. Selain itu, Bupati Banyuurangi juga memberikan cinderamata kepada pengurus HIPMI sebuah maskot gandrung Banyuwangi.

Ditemui usai seminar nasional, Wasekum HIPMI Jatim dr Mufti Anam mengucapkan terima kasih kepada semua pendukung acara seminar. Seperti Dinas Pemuda dan Olahgraga, Agro Alam Indah Lestari (AIL), REI Banyuwangi, Jasa Baruna Persada grup, Pesona Ijen. Pendukung lainnya, Gen Art, Aquase, Perum villa Bukti Mas, Larasati, Diraya Anggun Persada, Bunga Residence, PT Bintang Rajawali, Puri Brawijaya dan Jawa Pos Radar Banyuwangi.

“Mudah-mudahan raker HIPMI ini akan menjadi cikal bakal terbentuknya HIPMI HIPMI Banyuwangi,” ujar eksporter sarung tenun itu. Hingga berita ini ditulis, rakor para pengusaha muda itu masih berlangsung. Pertemuan para pengusaha muda di Ketapang Indah itu setidaknya akan menjadi embrio lahirnya kepengurusan HIPMI Banyuwangi. Hal ini di tegaskan oleh Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jatim, Giri Bayu Kusuma. “Pasca rekor ini kita akan membentuk kepengurusan HIPMI di daerah-daerah.

Untuk wilayah Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso koordinator pembentukan kita serahkan kepada Wasekum HIPMI Jatim saudara Mufti Anam tegas Giri Bayu Kusuma. Sementara itu, gawe besar HIPMI Jatim di Banyuwangi itu berimbas terhadap kepadatan penumpang pesawat di Bandara Blimbingsari. Dalam dua hari ini jumlah penumpang mengalami kenaikan untuk rute Surabaya-Banyuwangi (PP) dan Denpasar-Banyuwangi. Bahkan, dua pesawat bermesin jet tampak “nongkrong” di bandara Blimbingsari. Mereka mengangkut rombongan HIPMI pusat. (radar)

Loading...